kupasbengkulu.com, Kepahiang – Sikap salah satu petugas medis Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Tebat Monok, Kecamatan Kepahiang, dikeluhkan warga setempat. Keluhan terkait petugas medis, Sandi, diduga telah menolak mengobati seorang warga yang tengah menderita sakit sesak napas.

Pengakuan dari warga, Peri (26), sikap petugas medis yang mengecewakan mereka lantaran petugas menolak permintaan bantuan memberikan pengobatan terhadap orang tuanya, Abdil Roni dengan alasan kelelahan.

“Orang tua saya pada sore hari Selasa (13/10/2015) mengalami sesak napas secara mendadak. Setelah magrib, kakak saya yang bernama Haris diminta mendatangi petugas medis terdekat. Sesaat tiba di pustu dan menyampaikan permintaan bantuan mengobati, petugas menjawab belum bisa karena capek. Atas jawaban itu, kakak kembali lagi kerumah,” ungkap Peri.

Lantaran sangat membutuhkan, lanjut Sandi, ia sendiri yang mendatangi petugas medis dimaksud dengan harapan dapat berubah pikiran dan segera memberikan bantuan.

Tapi, jawaban serupa juga ia dapatkan. ” Saya sudah berupa memberikan pengertian kepada petugas medis di Pustu itu. Tapi apalah daya, ia masih beralasan capek atau belum bisa segera memberikan pertolongan pengobatan,” sesalnya.

Tidak habis pikir dengan sikap petugas medis, Sandi menyampaikan keluhannya tersebut ke sejumlah warga dimana diantaranya mencoba untuk membujuk Sandi. Upaya itu masih belum membuahkan hasil, bahkan bersangkutan diakui terkesan emosional.

“Karena sudah tidak bisa diharapkan, kami akhirnya membawa orang tua kami ke petugas medis lainnya. Kami harap, petugas seperti ini bisa segera menyadari akan tugas dengan kondisi warga di sekitarnya,” kata Sandi.(slo)