Himpitan ekonomi kadang kala membuat orang untuk memutar otak  mencari jalan keluar mencari nafkah. Seperti yang dilakoni Radi dan Susi (Suami istri) dengan mengaiz rejeki di Jembatan Rusak Desa MargaSakti, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara

Himpitan ekonomi kadang kala membuat orang untuk memutar otak mencari jalan keluar mencari nafkah. Seperti yang dilakoni Radi dan Susi (Suami istri) dengan mengaiz rejeki di Jembatan Rusak Desa MargaSakti, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara

Bengkulu Utara, kupasbengkulu.com – Himpitan ekonomi kadang kala membuat orang untuk memutar otak mencari jalan keluar mencari nafkah. Seperti yang dilakoni Radi dan Susi (Suami istri) dengan mengais rejeki di Jembatan Rusak Desa MargaSakti, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara.

Mereka mengais rejeki dengan cara menimbun badan jalan yang berlubang di jembatan tersebut. Hasil yang mereka dapati dari usaha tersebut terbilang lumayan cukup. Dalam sehari mereka mampu mendapatkan uang Rp 30 Ribu.

“Usaha yang saya lakukan bersama dengan istri ini tidak memaksa. Kalaupun kendaraan yang melintas tidak memberikan uang tidak masalah. Yang penting kendaraan yang lewat tindak bermasalah dan lancar dalam perjalanan,”ungkap Radi

Ia menambahkan,usaha yang dia lakukan bersama istri dengan menimbun badan jalan di dekat jembatan muncul atas kemauan diri sendiri.

Disamping mencari uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga,juga mengurangi tingkat kecelakaan. Karena lantai jembtan dan badan jalan yang ada didekat jembatan kondisinya sudah banyak yang berlubang. Sering kali ketika kendaraan melintasi terjebak dengan lubang besar.

“Material yang saya guna untuk menimbun badan jalan yang berlubang mengambil dari pinggir badan jalan yang ada di dekat jembatan itu,”terangnya.

Lain lagi yang di katakan Eko salah seorang warga Padang Jaya ketika melintas lantai jembatan rusak,usaha yang dilakukan oleh warga itu ada sisi baiknya. Uang yang diberikan oleh pengendara yang melintasi di jembatan tidak dipatok.

Siapa yang tergugah hatinya tentu akan memberikan uang ke dalam ember yang sudah disiapkan.

“Saya sangat terbantu dengan usaha yang dilakukan oleh warga. Namun,saya mengaharapkan kepada pemerintah jangan dibiarkan begitu saja. Karena kondisi lantai jembatan itu usianya sudah cukup lama,”harap warga.

Penulis: Jhon Cardinat, Bengkulu Utara