Hearing dengan KaurKaur, kupasbengkulu.com – Menindaklanjuti surat dari Himpunan Mahasiswa Kaur yang masuk ke DPRD beberapa waktu lalu yang meminta pihak DPRD untuk meninjau lahan PT Ciptamas Bumi Selaras (CBS) yang bergerak dibidang perkebunan sawit.

Dalam Kesempatan ini anggota DPRD Kabupaten Kaur melakukan hearing dan duduk bersama dengan Pimpinan PT CBS yang diwakili oleh Humas PT CBS M.Safi’I beserta Pejabat PT CBS 2 Padang Hangat, CBS sate Padang Guci dan staff lainnya.

Pada kesempatan ini Ketua komisi III yang membidangi dunia investasi, politik dan budaya yaitu Deny Setiawan didampingi dua anggota Komisi III Didi Irianto dan Abdul Hamid mengatakan sebagai wakil dari masyarakat pihaknya menindaklanjuti laporan yang masuk ke DPRD dengan mendatangi PT CBS untuk mencari informasi mengenai lahan PT CBS, setruktur organisasi dan sebagainya.

“Disini sebagai wakil dari masyarakat dan fungsinya sebagai Komisi III DPRD Kabupaten Kaur kami datang untuk menindaklanjuti surat dari Himpunan Mahasiswa Kaur ke DPRD beberapa waktu lalu mengenai lahan PT CBS, yang mana pada surat tembusan yang kami terima tersebut tidak dirincikan permasalahannya, oleh karena itu kami mendatangi PT CBS dengan maksud mendatangi dan menanyakan langsung agar kiranya Pimpinan PT CBS atau yang mewakili dapat memberikan informasi mengenai struktur organisasi dan kejelasan lahan yang ada saat ini,” ungkap Abdul Hamid, Jumat (17/4/2015).

Terkait dengan surat yang diterima pihak DPRD Kaur dari Himpunan Mahasiswa tersebut juga diterima oleh PT CBS sebagai tembusan, namun tujuan permasalahan tidak dilampirkan atau dituliskan pada isi surat. Oleh karena itu pihaknya tidak bisa menjelaskan, karena maksud isi surat tidak bisa dipahami.

“Dalam hal ini kami dari perusahaan membuka diri, dan kami akan memberikan jawaban sesuai dengan yang dipertanyakan, namun dengan adanya surat dari himpunan mahasiswa itu memang ada kami terima, namun tujuan dan permasalahan isi surat tidak begitu jelas. Dan semua aturan yang ada, kami berusaha untuk semaksimal mungkin kami taati,” tutur Humas PT CBS Bintuhan, M. Safi’i.

Dijelaskannya, saat ini untuk tanaman sawit didaerah Maje dan Nasal itu sudah berbuah pasir, dan lahan yang sudah disertifikati sebanyak 227 persil, sedangkan untuk yang lain masih dalam proses.

Untuk daerah Padang Guci saat ini sedang tahap sosialisasi pembebasan lahan, dan alat berat belum masuk.Sedangkan untuk CBS 2 berkantor di Padang Hangat yakni didaerah Ulu Tetap sedang dalam tahap pembibitan, untuk alat berat it u sudah berjalan dan amdal dalam proses pengurusan.

“Dalam hal perekrutan karyawan saat ini yang diutamakan itu dari putra daerah. Dan alhamdulillah dengan adanya dan berdirinya PT CBS ini perekonomian masyaràkat sudah meningkat, contohnya saja yang dulu tidak ada kerjaan, sekarang sudah bekerja. Yang dulu tidak ada motor, sekarang sudah bisa kredit motor,” tutur Safi’i.(mty)