oleh

Telat Setor KTP Jemaah “Shalat Berhadiah” Adu Mulut dengan Panitia

suasana shalat berjamaah  Zuhur di Masjid At-Taqwa
suasana shalat berjamaah Zuhur di Masjid At-Taqwa

kupasbengkulu.com – Sempat terjadi keributan kecil antara panitia salat berjamaah dengan peserta karena sesuai kesepakatan KTP peserta salat berjamaah harus diserahkan sebelum salat dimulai, namun setelah salat berjamaah selesai dilaksanakan, beberapa ibu-ibu ngotot menyerahkan KTP ke panitia sebagai bukti absensi. Bahkan ibu-ibu tersebut sempat “ngomel” ke panitia. Hal tersebut sempat membuat panitia tersulut emosi.

“Bu, sesuai kesepakatan kita KTP itu harus diserahkan sebelum salat. Kenapa ibu baru menyerahkan sekarang? Ini seharusnya tidak boleh,” ujar salah seorang panitia, Lulus, Rabu (09/07/2014).

Menanggapi hal tersebut, ibu-ibu yang baru menyerahkan KTP tetap meminta agar dimasukkan ke dalam absensi dengan alasan mereka tak sempat menyerahkan KTP sebelum salat karena mengejar waktu salat yang sudah tiba.

“Iya pak, kami benar-benar ikut salat. Hanya saja tadi tidak sempat menyerahkan KTP. Tadi buru-buru ngejar waktu salat,” ujarnya.

“Makanya ibu datangnya lebih cepat biar bisa absen dulu,” jawab Lulus lagi.

Mendengar jawaban itu, salah seorang ibu langsung “nyeletuk” mengatakan panitia kerjaannya hanya marah saja. Kontan, hal tersebut memancing kemarahan panitia.

“Ibu kok ngomongnya begitu. Kami di sini mau bantu ibu mestinya ibu tidak perlu bilang begitu. Kalau kami jahat, ibu tidak bisa menyerahkan KTP lagi karena ibu terlambat,” kata Lulus.

Untungnya, keributan tidak berbuntut panjang. Panitia menegaskan agar setiap peserta mengikuti kesepakatan agar menyerahkan KTP sebelum salat berjamaah dilaksanakan.

Sementara, untuk minggu ke-22 jumlah peserta 165 dari jumlah 168 peserta di minggu sebelumnya. (val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed