kupasbengkulu.com – Menurut data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaur jumlah titik longsor terdapat di 9 Kecamatan yakni 65 desa dari 195 desa yang ada di Kabupaten Kaur.

Kepala BPBD Kabupaten Kaur, Drs.Yusirwan menerangkan dari 65 desa itu ada satu Kecamatan yang terdiri dari 14 desa itu semua rawan longsor.

“Dari 9 Kecamatan terdapat satu kecamatan yakni Kinal yang terdiri dari 14 desa semuanya rawan longsor,” tutur Yusirwan beberapa hari lalu.

Adapun rinciannya, yakni Kecamatan Nasal 9 Desa rawan longsor, Maje 7 desa, Kinal 14 desa, Kaur Utara 2 desa, Padang Guci Hilir 10 desa, Padang Guci Hulu 2 desa, Tanjung Kemuning 8 desa, Muara Sahung 8 desa dan Kecamatan Tetap 4 Desa.

“Untuk Kecamatan Tetap itu harus diwaspadai dan setiap hujan itu sering terjadi longsong. Karena jalan serta pemukiman warga dekat dengan sungai, akibatnya jalanan sering mengalami longsor dan penggerusan dari air sungai,” ujar Yusirwan.

Selain itu terdapat 4 Kecamatan sering terjadi longsor yang berpotensi menutup akses lalu lintas atau jalan lintas barat ini yakni Kecamatan Kinal, Maje Tanjung Kemuning dan Kecamatan Nasal.

“Diharapkan kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap ancaman bencana longsor yang sering terjadi pada saat musim hujan ini. Terlebih lagi di desa yang sering terjadi longsor, seperti 4 desa di Kecamatan Tetap,” tutupnya.(mty)