illustrasi, sumber foto: republika

illustrasi, sumber foto: republika

kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Dedi Iswanto (28) warga Desa Marga Mulya, Kecamata Air Rami, Kabupaten Mukomuko meninggal secara menggenaskan setelah dilindas kendaraan Tronton, Selasa (16/2/2016).

Korban yang berprofesi sebagai operator Eksavator PT Pertamina Gheotermal ini mengalami kecelakaan saat sedang melaksanakan tugasnya membangun infrastruktur jalan di kawasan Kelurahan Tes Kecamatan Lebong Selatan.

Pasca peristiwa, jenzjah korban langsung dibawa pihak perusahaan ke RSUD Curup untuk dilakukan visum hingga akhirnya jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Dikonfirmasi, Kepala Bagian Logistik PT Teratai Indah Lestari Pertamina Gheothermal, Tio Gusti Satria mengatakan bahwa korban bekerja sebagai operator eksavator di PT pertamina Geothermal.

Saat ini, perusahaan tersebut sedang melakukan pembukaan jalan di kawasan Kelurahan Tes Lebong Selatan. Hasil rekam medis, diketahui korban mengalami luka pecah kerangka kepala bagian belakang, remuk tulang punggung belakang, luka robek di telinga kiri dan mata kiri.

β€œIni murni kecelakaan kerja pak. Saat musibah ini terjadi, yang bersangkutan menggenakan sejumlah alat keselamatan kerja pak,” katanya.

Kronologis pertistiwa terjadi saat korban sedang menjalankan Eksavator membuka badan jalan. Di lokasi jalan yang berbentuk tanjakan juga sedang ada tronton yang semula di gunakan untuk mengangkut alat berat tersebut terparkir di badan jalan yang sama berjarak 30 meter.

Lantaran jam istirahat, korban turun dari eksavator dan berdiri di belakang mobil tronton. Entah mengapa, tiba – tiba, mobil tronton yang semula hanya parkir di jalan tanjakan itu mendadak mundur. Tak pelak, tubuh korban yang membelakangi tronton langsung tertabrak tronton hingga korban terjatuh di atas badan jalan.

“Karyawan lain yang kebetulan berada di lokasi, langsung berhamburan memberikan pertolongan. Sebagian menghentikan laju tronton, sebagian lagi berupaya mengambil tubuh korban yang berada di bawah tronton.Kemudian, korban langsung kami bawa ke RSUD Curup untuk diobati. Namun, saat dalam perjalanan, korban sudah keburu meninggal dunia,” lanjutnya.

Informasi terhimpun, korban baru bekerja di lokasi sejak sebulan yang terakhir. Korban sudah berkeluarga dan memiliki anak satu. Menurut keluarga korban yang ditemui di ruang pemulasaran jenazah, rencanaya korban akan langsung kami bawa ke kabupaten Mukomuko untuk dikebumikan.

Penulis : Adhyra Irianto