logo-koperasi-baru

kupasbengkulu.com – Tercatat dari jumlah 182 koperasi yang ada di Kabupaten Kaur, sebanyak 93 koperasi saat ini mati atau tidak aktif. Kondisi ini disebabkan kurangnya pembinaan dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Kaur. Hal ini disampaikan oleh Kadis Disperindagkop dan UKM, Drs. M Thabri melalui Kabid Koperasi Yuhardi, SP kepada kupasbengkulu.com beberapa hari lalu.

Sebelumnya, jelas dia, pada tahun 2013 tercatat jumlah koperasi yang tidak aktif sebanyak 83 koperasi, dan saat ini meningkat menjadi 93 koperasi.

Diakuinya, sejak dari tahun 2012 lalu belum dilakukan pembinaan secara rutin terhadap ratusan koperasi di Kabupaten Kaur, ini disebabkan minimnya anggaran.

“Untuk tahun depan akan dilakukan pendataan supaya koperasi yang tidak aktif tidak bertambah banyak,” janji Yuhardi.

Saat ini data koperasi yang ada di Kaur diketahui sebanyak 71 koperasi dari berbagai bidang, 1 Koperasi Pemuda, 19 Koperasi wanita, 4 Koperasi Kaponten, 7 Koperasi Unit Desa (KUD), 4 Koperasi Perkebunan, 1 Koperasi Perikanan, dan 15 Koperasi Nelayan.

Disesalkannya, berdirinya koperasi tersebut hanya karena ingin mendapat batuan saja, tapi tidak dikembangkan dan ditekuni usaha yang dijalankan. Dan diperparah lagi dengan pengelolaan kepengurusan koperasi yang tidak maksimal.(mty)