Ilustrasi amuk massa

kupasbengkulu.com, lebong – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT KEMRI) yang ke 70 banyak rankaian perlombaan yang diselenggarakan mulai dari desa, kelurahan, kecamatan bahkan hingga kabupaten. Tak terkecuali Kecamatan Rimbo Pengadang yang juga menyelenggarakan lomba Voli antar Desa.

Namun, kegiatan yang harusnya memperlihatkan kesatuan bangsa Indonesia ini harus tercoreng akibat perkelahian salah satu peserta dari tim yang sedang bertanding.

Beruntung kejadian tersebut dapat segera dikondisikan pihak terkait dalam hal ini jajaran Polres Lebong dan anggota TNI yang sedang bertugas melaksanakan pengamanan. Serta pihak Kecamatan juga sudah menggelar Mediasi antara kedua belah pihak yang melakukan perkelahian.

Akibat dari peristiwa tersebut, salah satu peserta Agra Wiranata, 22 tahun Mahasiswa warga Desa Tik Kuto mengalami Luka diatas Pelipis Mata akibat kena bokem mentah alias Bogem.

Kapolres Lebong, AKBP Zainul Arifin, melalui Kabag Ops, Kompol M Jafar membenarkan peristiwa perkelahian tersebut. Hanya saja situasi sudah dikondisikan dan aktifitas pertandingan berjalan aman.

“Untuk korban (Agra, red) sudah divisum sedangkan lawan tandingnya sudah kita mintai keterangan,” ujar Jafar.

Camat Rimbo Pagadang, Panderpin saat dikonfirmasi mengaku insiden perkelahian antara dua orang peserta pertandingan Volly antar desa yang digelar dalam rangkaian HUT RI ke 70 tahun 2015 di Kecamatan Rimbo Pegadang. Hanya saja kondisi tersebut sudah dimediasikan dan tidak ada masalah lagi.

“Insiden perkelahian tersebut sudah kita mediasikan dan tidak ada masalah lagi. Selanjutnya kita imbau kepada peserta dalam memeriahkan HUT RI di Kecamatan Rimbo Pegadang ini, dapat sama-sama menjaga ketertiban dan keamanan,” demikian Camat.(spi)