illustrasi tower sinyal selular

illustrasi tower sinyal selular

Kaur, kupasbengkulu.com – Buruknya kualitas sinyal di empat desa ini yakni Desa Tanjung Dalam, Kepahyang, Babat dan Desa Tanjung Agung, Kabupaten Kaur membuat masyarakat harus keluar dari daerah atau desa mereka hingga berjarak delapan kilometer lebih untuk mendapatkan jaringan.

Sangat miris sekali karena 2.000 lebih masyarakat yang menggunakan telpon genggam di empat desa tersebut hanya memiliki satu jaringan yakni telkomsel, itupun jaringannya tidak bagus.

“Disini semua masyarakatnya menggunakan jaringan telkomsel, karena hanya ada jaringan telkomsel. Itupun sinyalnya tidak bagus, terkadang dapat sinyal kadang hilang. Susah untuk nelpon, biasanya kalo mau nelpon penting itu kami keluar Desa Ulu Tetap ini. Atau paling tidak kami hanya sms, dan itu lama baru masuk smsnya,” pungkas salah satu warga Desa Babat Desti (28), Kamis (23/10/2014).

Oleh karena itu banyak warga yang tidak mempunyai hp. Dengan alasan malas meggunakan alat tersebut karena jaringan telkomsel buruk.

“Kalau kita pekebun disini malas menggunakan hp, dan terkadang ditinggalkan dirumah. Karena tidak ada guananya dibawa kemana-mana kalau tidak ada sinyal. Paling kita menggunakannya jika keluar desa atau ke Kota Bintuhan, karena jika sudah keluar dari desa ini sinyal telkomselnya banyak dan nelpon juga nyambung, tidak terputus-putus,” demikian Desti . (mty)