sumpah pemuda

Peringatan Sumpah Pemuda di kantor Gubernur Bengkulu

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 86 di kantor Gubernur Provinsi Bengkulu, Selasa (28/10/2014), suasana upacara mendadak ‘kikuk’ manakala Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah, menginstruksikan kepada petugas untuk membacakan ulang teks Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

“Ulang,” tegas Junaidi saat petugas, Rahmad Saputra, selesai membacakan teks UUD 1945.

Disebutkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Bengkulu Maizuardi, pembacaan ulang ini dilakukan karena ada bagian teks yang tidak dibacakan oleh petugas.

“Ada satu baris teks yang tidak dibacakan. yang ada kata-kata ‘Pancasila’-nya. Sepertinya dia (Rahmad-red) gugup sekali. Kurang semangat, padahal sudah latihan. Jadi harus diulang,” kata Maizuardi.

Rahmad pun kembali membacakan teks tersebut. Tampak Rahmad semakin gugup namun mampu menyelesaikan pembacaan teks UUD 1945 dengan baik.

“Berarti Gubernur kita menyimak dan hapal sekali dengan UUD 1945,” celetuk salah seorang undangan. (val)