Kepahiang, kupasbengkulu.com – Selain harga eceran Bahan Bakar Minyak (BBM), diketahui tarif angkutan umum berbagai jurusan di Kabupaten Kepahiang belum juga mengalami penurunan.

Seorang warga dari Kecamatan Seberang Musi, Joko (47) jika dirinya, telah diminta membayar ongkos angkutan sebesar Rp 15 Ribu dari Desa Benuang Galing ke Pasar Kepahiang.

“Sepengetahuan saya sudah 3 hari BBM turun. Kok ongkos dari ke Benuang Galing ke terminal pasar Kepahiang belum turun-turun juga?,” tanya Joko.

Belum adanya penegasan dari pihak terkait ataupun pemerintah setempat akan penetapan tarif angkutan umum, Joko mengaku sangat kecewa.

“Sopir udah tidak konsisten, pemerintah kita kok diam saja. Coba saja kalau terjadu kenaikan harga minyak. Pasti tarif akan langsung dinaikkan secara sepihak,” keluh Joko.

Joko menambahkan, turunnya harga BBM, tidak membuat pengecer semerta merta langsung menurunkan harga.

“Sampai saat ini harga bensin masi bervariasi dari rp 8500 sampai Rp 10.000,” sampainya.(slo)

 (Baca juga : Modal Lama, Harga Bensin Eceran di Kepahiang Rp 10 Ribu)