Tanpa air PDAM, warga pekalongan harus menempuh jarak hingga setengah kilometer

Tanpa air PDAM, warga pekalongan harus menempuh jarak hingga setengah kilometer

Kepahiang, kupasbengkulu.com – Persoalan kepiting, sudah tidak lagi menjadi keluhan petani, melainkan juga dikeluhkan oleh pelanggan maupun pemanfaat air PDAM Kepahiang, terutama yang berada di Kecamatan Ujan Mas. Pasalnya, kepiting-kepiting tersebut telah membuat suplai air PDAM tersumbat.

Menurut salah seorang pelanggan atau pemanfaat air PDAM, Zainal Arifin, warga Desa Pekalongan. Gara-gara 3 kepiting dan ranting pohon, membuat air PDAM selama beberapa hari tidak mengalir dengan maksimal.

”Kami tahunya kepiting dan sejumlah ranting itu menjadi penyebab air tidak mengalir seperti biasanya, setelah dicek pihak petugas PDAM. Awalnya kami kira air itu tidak dapat mengalir lantaran ada persoalan di bagian sumber air,” kata Zainal.

Sebelumnya, air PDAM tidak bisa mengalir secara maksimal, sempat membuat banyak warga dalam hal ini pemanfaat air PDAM mengeluh. Kondisi itu juga tidak sedikit dari warga yang menilai ke arah negatif pada kinerja PDAM. Itu tidak lepas dari kesulitan warga dalam mendapatkan sumber air bersih.

”Kami yang tidak tahu apa-apa tentang PDAM ini, sempat memperkirakan yang bukan-bukan. Wajar saja dek, kami dalam mendapatkan air bersih selain dari PDAM harus menempuh beberapa ratus hingga setengah kilometer,” kata Zainal.(slo)