Kepahiang, kupasbengkulu.com – Suara letusan mercon yang sudah terdengar dari jauh hari sebelum ramadhan, bakal mengganggu warga dalam menunaikan ibadah puasa. Hal ini dikemukakan oleh sejumlah warga Kepahiang diantaranya dari kelurahan Pasar Sejantung, Mukhtar.

Menurutnya, letusan mercon yang sudah memekakkan telinga, akan terasa lebih meresahkan disaat warga khususnya umat muslim menahan haus dan lapar serta menunaikan ibadah salat tarawih.

“Suara mercon yang selalu saja ramai dimainkan di bulan puasa, dapat dipastikan menggangu ibadah puasa kita. Ini patut menjadi perhatian pihak-pihak terkait,” kata Mukhtar, Kamis (4/6/2015).

Harapannya terhadap pihak terkait, dapat mengubah tradisi mercon yang awalnya tidak diketahui siapa yang telah mempopulerkannya.

“Kalau saja ada pihak terkait yang dapat menegaskan tentang hal yang sudah mentradisi ini, setidaknya warga ataupun pedagang akan berpikir seribu kali untuk mempertahakan hal yang semestinya tidak menguntungkan itu,” terangnya.

Hal senada disampaikan oleh warga Pasar Tengah, Ibrahim, dengan harapan ada keseriusan dari pihak terkait dalam menyikapi keluhan warga di setiap ramadhan.

“Saya sangat setuju jika kebiasaan itu ditegaskan lagi oleh seluruh pihak terkait. Karena memang meresahkan,” sambung Ibrahim.(slo)