kupasbengkulu.com, Kepahiang – Beberapa tahun tidak beroperasi lantaran terus merugi, pabrik mesin pemotong batu di Desa Taba Air Pauh dan Desa Muara Langkap, diwacanakan untuk kembali beroperasi oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kabupaten Kepahiang. Pokok soal kerugian yakni sumber energi listrik dari PLN, direncankan diganti dengan genset.

“Kami akan menggantikan sumber energi mesin dari listrik PLN dengan genset saja. Jika disetujui, kita akan mengajukan usulan anggaran untuk mesin genset sebanyak 20 unit. Satu genset berkavasitas untuk mengerakkan satu mesin,” sampai Kepala Diskop UKM Perindag, NC Detta.

Dalam mengoperasikan mesin pemotong batu, lanjut Detta, akan berkerjasama dengan Dinas Dikpora, tepatnya dengan salah satu lembaga pendidikan tingka menengah atau atau tepatnya dengan SMK 02 Kepahiang. ” Kita akan menjalin kerjasama dengan SMK 02. Soal lainnya seperti pemasaran, kita mencoba menggandeng pihak-pihak terkait lainnya,” ujar Detta.

Disinggung tentang peralatan penting mesin pemotong batu selama bertahun-tahun tidak dioperasikan, Detta mengaku sudah menjalin kerjasama dengan kepolisian setempat. ” Ada jenis peralatan mesin pemotong batu yang perlu diamankan, yakni dinamo dan pisau pemotong. Itu sudah kita titipkan ke kepolisian setempat,” demikian Detta.(slo)