Kupasbengkulu,com, Kaur – Aksi jambret kembali terjadi di DesaTanjung Besar, Kaur Selatan. Perhiasan 110 gram milik Erma Ningsih (38), warga Desa Sumber Harapan Kecamatan Maje berhasil dibawa kabur.

Kejahatan yang acapkali terjadi ini, Sabtu (24/10) pukul 15.30 WIB saat korban Erma akan menuju RSUD Kaur, Semidang Gumay dengan sepeda motornya.

Dalam perjalanan, korban yang tampaknya sudah dibututi, dipepet dua pelaku mengendarai Honda Beat warna hijau yang tidak dikenalnya. Tanpa babibu lagi, sepeda motor korban di tendang hingga oleng dan kalung emas seberat 40 gram korban dilecuti pelaku.

Korban sempat berteriak minta tolong, namun apa diayal, pelaku kabur. Atas kejadian itu, korban mengalami luka lecet dibagian leher dan di bahu, dengan kerugian sekitar Rp 20 juta lebih.

“Tadi motor saya diterjang oleh dua orang yang saya tidak kenal. Pelaku langsung merampas kalung dileher saya, padahal kalung itu didalam baju dan tertutup jaket tertutup helm. Saya kaget dan motor terpaksa berhenti. Orang yang merampas kalung saya itu yang dibonceng dibelakang”, cerita Erma.

Ciri-ciri pelaku yang merampas itu jelas Erma, tidak memakai baju dan menggunakan celana pendek. Kulitnya hitam. Bajunya ada, tapi disandang di pelaku. Keduanya juga tidak menggunakan helm dan memakai celana pendek serta rambut pendek.

Erma merasa, sebelum kejadian memang ada sebuah motor yang membututinya dari belakang. Dirinya menduga, pelaku adalah penjambret yang kenal dengannya. Apalagi pelaku tahu kalau dirinya memakai kalung yang tertutup didalam baju.

Dengan kejadian tersebut, Erma bersyukur, perhiasan emas berupa kalung, gelang dan cincin yang dipakainya tidak diambil pelaku. Total perhiasan yang digunakan seberat 110 gram atau kisaran Rp 55 juta lebih. “Namun untung saja hanya kalung yang dirampas pelaku”, katanya.

Sementara itu, Kanit pidum Bripka Rafiqun mewakili Kapolres, AKBP Bambang Purwanto,S.Ik membenarkan aksi kejahatan yang terjadi Saat ini kasus tersebut sedang dalam proses ,dan pelaku masih dalam pengejaran.(Mty)