Zamzami Zubir

Zamzami Zubir

kupasbengkulu.com, Kepahiang – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Kepahiang belum memastikan pendidikan dan pelatihan bela negara menjadi bagian kurikulum pendidikan di tahun 2016.

“Kami belum menerima instruksi dalam menjadikan diklat bela negara sebagai kurikulum pendidikan. Jika ada instruksi dari pusat, tepatnya dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), akan kita realisasikan,” ungkap Kepala Disdikpora, Zamzami Zubir, melalui Kabid Perencanaan, Praptosumo.

Tentang penyampaian Menhan ke Kemendikbud agar kurikulum bela negara diterapkan dari tingkat taman kanak – kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), SMP, SMA hingga ke perguruan tinggi, diperkirakan masih dalam tingkat pembahasan.

“Belum adanya instruksi sampai saat ini, bisa jadi tengah dibahas. Artinya, kita tunggu saja seperti apa instruksi dari Kemendikbud,” ujar Prapto.

Setelah ada instruksi, lanjut Prapto, bela negara diajukan sebagai kurikulum oleh bidang pora. Pembahasan kurikulum, melibatkan seluruh bidang bahkan pihak sekolah dalam hal ini kepala sekolah.

“Itu sekedar mekanisme. Jelasnya, kita belum dapat mereka-reka sebelum mendapat petunjuk jelas,” jelas Prapto.(slo)