Petani asal Kecamatan Seberang Musi saat memetik lada

Petani asal Kecamatan Seberang Musi saat memetik lada

Kepahiang, kupasbengkulu.com – Aksi pencurian lada di Kecamatan Seberang Musi, mulai meresahkan petani. Maraknya pencurian pada masa panen tahun ini disebabkan hasil produksi yang mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya.

Salah seorang petani dari Desa Air Raman, H. Susanto (30), menuturkan aksi pencurian yang marak terjadi dalam sebulan terakhir ini sangat meresahkan para petani. Terlebih aksi yang dilakukan dapat mematikan tanaman lada.

“Dari hasil produksi kami sangat bersyukur. Sebaliknya dengan aksi pencurian yang kian marak belakangan ini, membuat kami resah dan tidak bisa tidur dengan nyenyak. Apalagi pencuri dalam menjalankan aksinya dengan cara memotong bagian batang tanaman,” keluhnya, Senin (25/07/2016).

Susanto juga mengatakan, pencuri dalam menjalankan aksinya sangat sulit untuk diketahui, lantaran dengan cara demikian dapat dilakukan dalam waktu singkat atau beberapa menit saja.

“Kami akui sudah sangat kewalahan dalam mencegah aksi pencurian ini. Lengah sedikit saja, sudah cukup bagi pencuri untuk beraksi,” ungkap Susanto.

Mengenai aksi pencurian lada yang semakin marak, sebelumnya diakui oleh tokoh masyarakat Desa Benuang Galing, Wansyah, yang juga anggota DPRD Kepahiang, kondisi ini memaksa mereka untuk bermalam di perkebunan.

“Sekarang ini para petani sering bermalam di kebun masing- masing. Tapi aksi pencurian masih tetap saja terjadi,” tandasnya. (slo)