KABU dari Lapas
Rejang Lebong, Kupasbengkulu.com – Seorang Narapidana di Lembaga Pemasyrakatan (Lapas) Kelas II A Curup, Agusman (20) sempat kabur dari Lapas, Selasa (16/2/2016).

Naas, warga Lapas yang menempati kamar 3 Blok B ini berhasil diringkus di sebuah Musholah, dekat rumahnya di Kelurahan Jalan Baru, Kecamatan Curup.

Investigasi report menyebutkan, petugas menemukan sebilah kawat pembersih sampah selokan, di dekat tembok belakang Lapas.  Diduga Agusman mengunakan kawat itulah untuk kabur dengan memanjat tempak penjara.

Aksi melarikan diri  itu  dilakukan  Agusman, saat  pintu kamar sela sudah dibuka, sedangkan ada pergantian penjaga yang memungkinkan dirinya  bisa menyelinap tanpa terlihat.

“Tepatnya, ia kabur sekitar pukul 14.30 WIB, Selasa (16/2/2016),” terang Kepala KPLP Lapas, Hastono.

Pada sore Selasa, pihaknya menggelar apel Napi seperti biasa. Saat itulah diketahui ada seorang napi yang hilang. Alhasil, petugas langsung melakukan pencarian. Dengan dibantu pihak kepolisian, petugas segera mencari keberadaan Agusman di berbagai tempat.

“Akhirnya, kita temukan dia di sebuah Musolah di Jalan Baru, saat itu ia sedang tidur,” terang Hastono.

Akibat perbuatannya, Agusman mendapat hukuman strap sel juga diletakkan diruangan terisolir, hingga tidak bisa dikunjungi siapapun dalam beberapa waktu. Agusman jelas Hastono, bahkan tidak akan mendapat remisi dan pemotongan tahanan dalam satu tahun ini.

“Agusman sendiri menjadi Napi lantaran terkait kasus pencurian tabung gas LPG juga jambret,” jelasnya.

Dengan adanya kejadian ini, peningkatan penjagaa Lapas diperketat. Selama ini, untuk menjaga sebanyak 600 orang warga Lapas, hanya ada empat regu. Satu regu terdiri dari 28 orang, ditambah lagi dengan 10 orang petugas dari KPLP.

Berarti, dalam setiap penjagaan hanya ada sekitar 38 petugas jaga di LP. Selain itu, jumlah penghuni Lapas sebanyak 600 orang itu over kapasitas, mengingat kapasitas maksimum Lapas tersebut hanya 400 orang.

Penulis : Adhyra IriantoÂ