Kapal nelayan Kaur

kupasbengkulu.com – Meskipun harga ikan meningkat hal ini tidak mempengaruhi pendapatan yang ada di musim badai ini. Karena pendapatan di hari normal atau cuaca bagus itu lebih banyak di banding dengan cuaca buruk seperti badai saat ini.

Cuaca buruk yang melanda beberapa hari ini membuat para nelayan mengeluh, karena selain tidak bisa melaut, ini mengakibatkan pendapatan mereka berkurang.

Dan ini membuat perekonomian nelayan bertambah parah. Bagaimana tidak. Selama ini mereka hanya menggantungkan hidupnya dengan melaut. Jika cuaca buruk mereka tidak melaut, otomatis penghasilan mereka tidak ada.

Erman (28) nelayan Desa Sekunyit mengatakan dengan cuaca buruk yang hampir satu minggu hanya beberapa hari saja mereka bisa melaut. “Dengan cuaca seperti ini banyak nelayan tidak melaut. Karena Selain pendapatan sedikit, hal ini tentunya menjaga keselamatan,” ungkap Erman.

Dikatakannya jika sebelumnya ikan jenis tuna perkilo Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu sekarang meningkat dengan harga Rp 30 ribu perkilo, dan ini sudak mengalami peningkatan 50 persen. dan cuaca badai seperti ini ikan itu sepi, akibatnya hasil tangkapan lebih sedikit.

“Memang harga ikan saat ini mahal, tapi itu tidak sebanding dengan hasil yang didapat dan pengeluaran untuk melaut,” ujarnya Minggu (06/04/2014).(mty)