horniarty

Istri Gubernur Bengkulu bantu pengobatan salah satu bocah di Kota Bengkulu.

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Isteri Gubernur Bengkulu, Honiarty Junaidi, memberikan bantuan kepada beberapa warga Kota Bengkulu yang menderita penyakit parah. Mereka adalah Bella, bocah pengidap penyakit jantung, dan Hera yang menderita penyakit kista dan pembengkakan hati.

“Anak ini (Bella) sepertinya mengidap penyakit jantung sehingga masih bisa kita tangani di Bengkulu. Kita berikan kartu BPJS agar bisa dirujuk ke RS. M. Yunus, namun sebelumnya harus ke puskesmas dulu yang berasa di Basuki Rahmat. Di RS. M. Yunus juga sudah lengkap untuk menangani penyakit jantung sehingga tak perlu dibawa berobat ke luar provinsi,” ungkap Honiarty, Jumat (02/10/2015).

Sementara Hera (38) diketahui menderita penyakit kista dan pembengkakan hati sejak satu bulan yang lalu. Awalnya Hera mengeluh lapar, namun karena masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, Hera menunda waktu makannya.

Lama berselang, Hera meminta sang suami, Arifin, untuk membelikannya obat maag. Karena sakit perut tak kunjung reda, mereka memutuskan untuk membawa Hera ke rumah sakit.

Di RS. M. Yunus Bengkulu, Hera sempat dirawat selama tiga hari. Saat itulah perutnya mulai membengkak. Dokter pun memutuskan untuk melakukan USG (Ultrasonografi) dan mengatakan Hera mengidap penyakit kista dan pembengkakan hati. Karena belum yakin, Arifin kembali memeriksakan Hera ke salah satu klinik kesehatan, hasilnya pun sama. Terakhir, Arifin membawa Hera ke salah satu rumah sakit swasta di Kota Bengkulu. Baru lah keluarga tersebut percaya Hera mengidap penyakit tersebut.

“Penyakit ini harus segera dioperasi dan dirujuk ke rumah sakit di Jakarta. Tapi karena pihak keluarga terkendala segala sesuatunya maka kemarin itu kita tunda dulu. Karena mereka berasal dari Padang, mereka maunya dirujuk ke rumah sakit si Padang saja. Namun karena prosedurnya harus ke RS. M. Yunus, maka kita bawa ke sini dulu,” kata Honiarty.

Disebutkan Arifin, yang pekerjaan sehari-hari hanya sebagai penjual rokok, pihaknya menerima bantuan Rp 600 ribu dari isteri gubernur untuk ongkos ke Padang. Sementara pengobatannya sendiri gratis melalui program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas).

“Tadi kami dijemput langsung oleh ibu Honiarty untuk dibawa ke M.Yunus. Selanjutnya akan diperiksa dulu sebelum kita berangkat ke Padang,” demikian Arifin. (val)