kaur benteng

Salah seorang wisatawan lokal tengah menunjukkan keindahan alam Kaur dari atas Benteng Linau, Kabupaten Kaur.

Kaur, kupasbengkulu.com – Desa Benteng Harapan Kecamatan Maje Kabupaten Kaur, merupakan tempat salah satu berlindung dan pertahanan bagi penjajah Belanda. Benteng ini dinamai ‘Benteng Linau’, yang terletak diatas perbukitan yang tidak jauh dari pemukiman warga yakni kurang lebih satu kilometer.

Untuk menuju ke benteng yang telah dijadikan Cagar Budaya di Kabupaten Kaur ini, kita harus melewati tanga-tangga yang telah dibuat oleh tentara Belanda zaman dahulu, yang hingga saat ini tangga itu dinamai tangga seribu, karena jumlah mata tangganya yang banyak dan tidak bisa dihitung.

tangagga benteng

Tangga seribu menuju puncak Benteng LInau.

Namun karena sudah lama, bangunan tangga tersebut lama kelamaan rusak dimakan zaman. Dan akhirnya Pemerintah Kabupaten Kaur membangun kembali tangga tersebut hingga jalan setapak menuju ke Benteng. Begitu juga dengan keadaan benteng tersebut, dari tahun ketahun akhirnya rusak dan saat ini hanya terlihat gundukan tanah serta serpihan-serpihan batu dinding benteng.

“Dulunya benteng masih berdiri kokoh dengan dinding yang tebal, namun lama kelamaan sedikit demi sedikit, dinding tersebut roboh dan pada akhirnya hanya gundukan tanah lagi yang tersisa karena bentengnya sudah rusak,” ungkap Juli warga Maje, Minggu (14/12/2014).

Menurut cerita nenek moyangnya, benteng merupakan tempat pertahanan tentara belanda dalam berperang. Sebelum akhirnya mereka menghilang dan meninggalkan tempat tersebut.

Ada yang menarik perhatian dari atas benteng tersebut kita bisa memandang luas kebawah. Dan terlihat hamparan rumah penduduk yang padat, serta terlihat jelas pelabuhan Linau dan Benteng Harapan serata perahu-perahu nelayan yang berada ditengah laut wilayah labuhan tersebut.

benteng

Inilah suasana lingkungan di Benteng Linau

Oleh sebab itulah benteng didirikan dilokasi tersebut, supaya memudahkan tentara belanda untuk mengontrol dan mengkondisikan keadaan. Karena pelabuhan Linau dan pelabuhan Benteng Harapan dapat dikontrol dari atas bukit, sehingga kapal-kapal yang mendarat disana bisa dilihat dengan jelas.

Benteng ini sering sekali dikunjungi oleh para wisatawan, meskipun hanya tertinggal simbol dengan gundukan tanah. Karena tempat itu sudah dijadikan tempat wisata oleh Pemda Kaur dan didirikan tempat persinggahan dan beberapa tempat bersantai atau duduk-duduk.

Penulis : Menti Saputri, Kabupaten Kaur.