Bengkulu Utara, kupasbengkulu.com – Tidak terima anaknya diperalakukan dengan kasar, Hendra, Warga Desa Rama Agung, Kecamatan Arga Makmur, Jumat (06/02/2015) melaporkan diri ke pihak kepolisian. Pasalnya Anjas anaknya (15) siswa SMPN 5 Arga Makmur babak belur dihajar oleh Kiki (15) merupakan siswa satu sekolah. Akibat kejadian tersebut, Anjas mengalami luka memar pada mata sebelah kanan serta bengkak kepala di bagian belakang.

“Saya melaporkan hal ini kepihak kepolisian,lantaran anak saya mengalami luka memar pada mata sebelah kanan. Kemudian lagi,saya tidak terima perkelahian itu tidak imbang. Apalagi,berdasarkan penuturan anak saya,perkelahian itu satu lawan dua,”kata Hendra.

Lain hal yang diturukan oleh Anjas kepada kupasbengkulu.com usai menjalani pemeriksaan di Mapolres Bengkulu Utara, kejadian tersebut bermuala, pada hari Jumat,(06/02/2015) semua siswa SMPN 5 melakukan gotong Royong dengan membersihkan siring di sekolahan. Ketika tengah membersihakn siring, Kiki (pelaku-red) dengan berkata menantang untuk mengajak berkelahi.

Tantangan tersebut, kata dia disambut dan dijanjikan jangan di lokasi sekolahan. Sekitar pukul 11.05 WIB,seluruh siswa SMP pulang. Dalam perjalan pulang ke rumah, rupanya Kiki sudah menunggu di Halaman SD yang tidak jauh dari sekolahannya. Setiba didepan sekolahan itu,ia langsung diterjang oleh Kiki dan mengenai pinggang. Upaya pembelaan diri ia lakukan dengan melakukan perlawanan. Tak lama berselang,tiba-tiba ia mendapatkan pukulan dari belakang dan mengenai kepala.

“Saya pada saat itu sempat melakukan perlawanan.Namun,dalam perkelahian itu,tiba-tiba ada pukulan dari belakang dan mengenai kepala.rupanya,yang melakukan itu adalah kakak Kiki bernama Buyung,”ungkap Anjas.

Kapolres Bengkulu Utara,AKBP Hendri H Siregar,S.IK melalui kasat Reskrim Iptu Eka Candra kepada kupasbengkulu.com membenarkan laporan tersebut. Pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap pelapor dan korban.

“Pelapor dan korba sudah kita periksa untuk dimintai keterangan. Termasuk dengan beberapa saksi-saksi yang lainnya,”demikian singkat kasat (jon)