Ilustrasi : Istimewa

Ilustrasi : Istimewa

kupasbengkulu.com – Pelaku pencurian handphone berinisial Sr (16), Jumat (26/09/2014) mengaku kepada aparat Polsek Gading Cempaka, dipaksa melayani nafsu seks dua orang waria, masing-masing, Jacky (Bunga,red), dan Salam di kawasan Kelurahan Padang Nangka, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu.

Dituturkan korban pencabulan anak dibawah umur ini, dirinya datang ke Bengkulu minggu lalu (20/9/2014) dari Kota Curup, Kabupaten Rejang Lebong. Karena tidak memiliki saudara di Kota Bengkulu, ia akhirnya memilih untuk tidur di emperan pertokoan di Kawasan Panorama.

Melihat dirinya tidur di emperan toko, pelaku (Bunga,red) mengajak dirinya untuk menginap dikontrakannya, yang berlokasi tidak jauh dari Rumah Susun Sewa (Rusunawa). Selama 3 hari menginap dikontrakkan tersebut, dirinya dipaksa melayani Bunga sebanyak 5 kali. Disini dirinya berperan sebagai laki-laki, sedangkan kedua waria tersebut merupakan perempuan.

“Pertama dia (Bunga,red) melakukan oral seks kepada saya, lalu saya disuruh melakukan hubungan normal layaknya suami isteri,” ungkap Sr.

Rupanya bukan hanya menjadi pemuas nafsu Bunga, dirinya juga harus melayani Salam yang tidak lain merupakan rekan Bunga, ketika datang ke kontrakkan.

“Kalau Salam hanya melakukan oral seks terhadap saya. Setiap teman Bunga yang datang, saya diperkenalkan sebagai suaminya, dan mau bikin anak,” beber korban.

Kapolres Bengkulu AKBP Iksantyo Bagus Pramono SH MH melalui Kapolsek Gading Cempaka AKP Hadi Saputra SP SIK, membenarkan adanya pengakuan dari pelaku pencurian handphone ini yang telah menjadi korban pencabulan.

“Pelaku pencurian ini sudah kita amankan di Mapolsek,” jelas Kapolsek.

Saat ini, kata Kapolsek, pihaknya masih menunggu keluarga korban (Pelaku pencurian,red). Bila tidak ada pihak keluarganya, kejadian ini bisa ditangani pihak Balai Pemasyarakatan (Bapas) Bengkulu, untuk melaporkan peristiwa pencabulan ini.

“Dia ini pelaku sekaligus korban, namun kita amankan dalam kasus tindak pidana pencurian. Untuk perkara lainnya tidak ada laporannya,” tegas Kapolsek.

Kapolsek mengatakan alas Sr mencuri HP milik Jacky alias Bunga karena uang korban hilang saat menginap dikontrakkan sang waria.

“Pengakuannya ambil hp untuk bekal di perjalanan, sebab Sr mengaku ingin pergi ke Lampung,” tutupnya.

Kapolsek menjelaskan untuk perkara dugaan pencabulan ini belum dapat dilakukan pengusutan, sebab tidak ada orang yang melaporkan perkara tersebut.(dex)