sekolah Madrasah Ibtidaiyah Sekayun (MIS) ditimbun tanah longsor

sekolah Madrasah Ibtidaiyah Sekayun (MIS) ditimbun tanah longsor

Rejang Lebong, kupasbengkulu.com – Bencana longsor bertubi-tubi menghantam kabupaten Rejang Lebong. Terakhir, data menyebutkan sudah empat orang yang menjadi korban akibat bencana ini. Ketika dikonfirmasi jurnalis kupasbengkulu.com, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rejang Lebong, Masdar Helmi menyebutkan masih ada beberapa daerah yang juga rawan diterpa bencana ini. Oleh sebab itu, daerah-derah tersebut sedang dalam pengawasan, pasca meningkatnya curah hujan di kabupaten ini.

Beberapa titik rawan longsor diantaranya, Desa Lubuk Alai dan beberapa titik lainnya di kecamatan Sindang Beliti Ulu (SBU), beberapa titik di Kecamatan Kota Padang, Sindang Jati, Sindang Beliti Ilir (SBI), Bermani Ulu, Bermani Ulu Raya, Binduriang, hingga Padang Ulak Tanding (PUT). Di beberapa titik yang telah terjadi longsor, seperti SBU dan Bermani Ulu sempat mengakibatkan jalan terputus akibat timbunan tanah yang tumpah ruah dijalan.

“Namun, saat ini, lalu lintas sudah lancar lagi, karena tumpukan tanah sudah dievakuasi,”jelas Masdar.

Data terhimpun, curah hujan Rejang Lebong saat ini terhitung tinggi, diatas 350 mm dari biasanya yang sekitar 250-270 mm. Selain curah hujan yang tinggi, juga dibarenngi dengan laju kecepatan angin semakin meninggi.

Situasi seperti itulah yang dianggap sebagai penyebab terjadinya longsor dibeberapa titik tersebut. Masdar menghimbau, agar masyarakat menjauhi daerah-daerah yang dinyatakan sebagai rawan longsor tersebut. Sebagai penanda, sudah dipasang palang peringatan daerah rawan longsor di titik-titik tersebut.

“Masyarakat yang berada di sekitaran daerah rawan longsor agar lebih waspada dan menjauhi tempat tersebut,”himbaunya.

Sementara itu, Asna (30) warga Desa Lawang Agung, kecamatan SBU, Rejang Lebong yang meninggal akibat bencana ini sudah ditemukan. Senin (9/2/2015), jenazah korban sudah dimakamkan di Tempat Penguburan Umum (TPU) di desa setempat. Sebelum dimakamkan, Wakil Bupati Rejang Lebong, Syafewi beserta tim BPBD beserta Pemkab Rejang Lebong (vai)