Kepahiang, kupasbengkulu.com – Seorang bocah, inisial Ze (13) warga Desa Tebat Monok, Rabu (03/6/2015) sekitar pukul 02.00 dini hari, nyaris saja dihakimi massa. Ini setelah dipergok oleh warga saat memasuki warung milik Berlian di Desa Tebat Monok.

Informasi terhimpun, bocah terduga maling, diketahui oleh pemilik warung saat mendengar adanya suara yang mencurigakan dari dalam warung. Setelah memastikan asal suara tersebut, pemilik warung langsung berteriak maling.

“Teriak pemilik warung tidak begitu keras, sehingga yang datang atau mengepung warung sekitar 15 orang saja. Ketika dicek, ternyata memang ada yang masuk ke warung, persisnya bersembunyi didalam lemari,” terang salah seorang warga, Elvis.

Beruntung bagi terduga maling yang diketahui masih bocah atau dibawah umur, tidak sampai dihakimi oleh warga yang mana masing-masingnya sudah membawa berbagai jenis alat pemukul.

“Awalnya bocah ditemukan sembunyi didalam lemari, berpura-pura pingsan. Karena masih bocah, ia dipulangkan saja ke kediaman orang tuannya,” kata Elvis.

Sehubungan juga masih bocah atau anak-anak serta belum mengambil satupun barang dagangan, warga tidak melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian.

“Warga meminta kepada bersangkutan untuk tidak lagi mengulangi perbuatannya,” sampai Elvis.(slo)