kupasbengkulu.com, kepahiang – Dua unit rumah semi permanen milik Jailani dan Aliangan, warga Desa Batu
Belarik, Kecamatan Bermani Ilir, Selasa (28/7/2015) ludes terbakar. Meski tidak mengakibatkan korban jiwa, kerugian materi ditaksir Rp 300 juta.

Menurut keterangan Lukman selaku kades, rumah warga yang pertama kali terbakar, adalah rumah panggung dominan terbuat dari kayu ukuran sekitar 6 x 12 meter milik Jailani.

“Informasi yang saya dapatkan, api merayap saat pemilik rumah, Jailani bersama istrinya, Juro sedang tidur. Beruntung segera diketahui oleh mereka, dan berhasil lolos dalam musibah tersebut,” ungkap Lukman.

Teriakan minta tolong tersebut, sambung Lukman, didengar oleh warga sekitar. Hanya saja, upaya warga dalam
memadamkan api, tidak bisa menyelamatkan rumah Jailani, bahkan rumah panggung ukuran 10 x 15 meter disampungnya turut terbakar.

“Rumah warga kita yang turut terbakar, milik Aliangan (Almarhum,red). Tapi, rumah itu dalam keadaan kosong, ” jelas Lukman.

Sementara, Kapolres Kepahiang AKBP Iskandar ZA melalui Kabag Ops Kompol Safrudin didampingi Kapolsek Bermanili Ilir AKP Hasdi membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.

“Sebab terjadinya kebakaran, diduga oleh hubungan pendek listrik. Kerugian ditaksir mencapai Rp 300 juta, ” terang Hasdi.(slo)