kupasbengkulu.com, Kota Bengkulu – Mulai bulan Januari hingga Mei tahun 2016 mendatang, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu akan melakukan sensus ekonomi pada semua pelaku usaha.

Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Dodi Herlando, mengatakan pihaknya akan menjamin kerahasiaan data Sensus Ekonomi 2016 ini sesuai Undang-Undang nomor 16 tahun 1997 tentang statistik, sehingga para pelaku usaha tidak perlu takut untuk disensus.

“Semua dijaga kerahasiaannya. Sekitar 1.700 pencacah akan disebar selama sensus berlangsung,” ujar Dodi, Rabu (02/12/2015).

Dia mengatakan manfaat dari sensus ekonomi ini adalah untuk memberi gambaran tentang level dan struktur ekonomi di berbagai sektor, kecuali pertanian, serta memperoleh informasi dasar guna mengetahui daya saing bisnis di Provinsi Bengkulu.

“Sensus ini tidak menyingung masalah pajak pelaku usaha tapi membahas sektor ekonomi saja. Sensus ini pun tidak dipungut biaya sehingga perusahaan diharapkan memberikan data sesuai yang dibutuhkan,” katanya lagi.

Pihaknya berharap para pencacah atau petugas sensus ini nantinya dapat diterima dengan baik. Senada dengan itu, Dewan Pertimbangan Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Provinsi Bengkulu, Pakri Fahmi, mengatakan manfaat sensus ekonomi ini adalah untuk menjawab persoalan ekonomi jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang.

“Pengusaha tidak perlu ragu memberikan data karena tidak akan berimbas buruk pada perusahaan. Berikan data yang benar sesuai kondisi perusahaan,” tandasnya. (val)