Minggu, Oktober 2, 2022

Dukung Hentikan Kasus Nurhayati dari Jeratan Hukum

Baca selanjutnya

Kupas News, Cirebon – Direktur Solusi dan Advokasi Institut (SA Institut), Suparji Ahmad mendukung penyelesaian kasus Nurhayati secara hukum yang berlaku. Nurhayati ditetapkan tersangka usai melaporkan kepala Desanya yang melakukan korupsi.

Mekanisme hukum yang dimaksud Suparji adalah apabila berkas sudah P-21 maka yang harus menghentikan kasus adalah Kejaksaan. Bukan dari kepolisian melalui SP3.

“Apabila berkas udah P-21 maka artinya berkas telah dinyatakan lengkap secara formal dan materiil untuk disidangkan. Dan kewajiban penyidik sesuai hukum acara pidana adalah menyerahkan tersangka dan barang bukti kepada penuntut umum bukan malah menghentikan penyidikan,” kata Suparji dalam keterangan persnya.

Ia menegaskan bahwa SP3 diterbitkan sebelum berkas dinyatakan lengkap secara formal maupun materiil. Artinya yang mempunyai kewenangan untuk menghentikan kasus Nurhayati adalah kejaksaan.

“Apabila ada kepentingan umum maka Jaksa Agung lah yang berwenang mengesampingkan perkara berdasarkan asas oportunitas dan dominis litis Jaksa. Maka, penyidik agar menghargai lembaga prapenuntutan sebagaimana diatur KUHAP,” paparnya.

“Seperti kasus-kasus sebelumnya, ada pencurian motor untuk memenuhi biaya hidup misalnya. Itu yang mengesampingkan perkara adalah kejaksaan,” sambung akademisi Universitas Al-Azhar Indonesia ini.

Lebih lanjut, pada pokoknya ia mendukung Nurhayati dilepaskan dari jerat hukum namun harus sesuai Hukum Acara Pidana yang berlaku. Maka, ia berharap ke depan Polri lebih selektif dalam menindaklanjuti perkara.

“Penyidik harus punya sensitifitas terhadap keadilan dalam menindaklanjuti perkara. Maka kasus ini harus menjadi pelajaran, karena dikhawatirkan masyarakat yang melapor kejahatan justru ditersangkakan,” pungkasnya.

Pada sisi lain, ia mengingatkan bahwa sebuah perkara pidana harus dibuka seterang-terangnya dan tidak menutupi perkara yang lebih besar dengan mengedepankan berbagai isu, misalnya isu whistleblower karena mungkin saja terjadi seorang wistleblower dihukum karena perannya dalam tindak pidana yang dilaporkannya begitu signifikan.

“Atau bahkan whistleblower hanya melaporkan kasus yang kecil tapi ia menutupi kasus yang lebih besar yang telah dilakukannya. Oleh karena memandang sebuah kasus pidana seharusnya komprehensif dan penuh kearifan,” pungkasnya.

Sebelumnya Nurhayati adalah pelapor dugaan korupsi yang dilakukan oleh Kepala Desa Citemu, Kecamatan Mudu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Ia melaporkan kades setempat bernama Supriyadi ke Polres Cirebon Kota atas dugaan korupsi dana desa tahun 2017, 2018, dan 2019. Namun, setelah pihak kepolisian melakukan pendalaman atas perkara Supriyadi yang telah lebih dulu dijadikan tersangka, pihak kepolisian turut menetapkan Nurhayati sebagai tersangka.

Editor: Riki Susanto

Rizky Billar Akan Diperiksa Polisi Pekan Depan Kasus Dugaan KDRT

Kupas News, Jakarta – Merebak kabar tak sedap ditengah masyarakat khususnya pecinta musik dangdut Indonesia, dimana telah terjadi insiden kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)...

Longsor Hantam Rumah Warga di Seluma Akibat Curah Hujan Tinggi

Kupas News, Seluma - Akibat curah hujan tinggi sejak siang hingga malam yang mengguyur wilayah Kabupaten Seluma menyebabkan beberapa rumah mengalami longsor dan terendam...

Solusi Digital untuk Merchant di Indonesia Hasil Kolaborasi BRI dan Majoo

Kupas News, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berkolaborasi dengan PT Majoo Teknologi Indonesia (Majoo) untuk memudahkan transaksi non tunai...

Ombudsman RI: Pemerintah Harus Kaji Ulang Regulasi MyPertamina

Kupas News, Kota Bengkulu - Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Bengkulu, Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika menemukan fenomena dimana hampir diseluruh SPBU yang...

Polres Mukomuko Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Program Bantuan PIID-PEL

Kupas News, Mukomuko - Polres Mukomuko secara resmi menetapkan Agus Setiawan selaku Direktur Bumdes Anak Negeri Pasar Bantal sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana...

Terbaru