Jumat, Juni 24, 2022
Array

Girik Cik: Pers Terompet

Baca selanjutnya

Dalam UU No 40  Tahun 1999 Tentang Pers di sebutkan, “ Pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik yang meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik, dan segala jenis saluran yang tersedia.

Kini pers mulai latah, taklid karena fungsinya sebagai lembaga ekonomi. Rela menjatuhkan dirinya sebagai Pers Terompet. Pers seperti ini hanya akan bersuara “Tet Toret Toteeet……”. Biar kepalanya kena lumpur, asalkan tanduk masuk, kena sasaran (Istilah orang Minang Kabau: biar kapalo  baluluak, asal tanduak masuak).

Hilangnya pers sebagai sebagai media informasi, pendidikan, hiburan dan  kontrol sosial. Yang terngiang hanyalah suara terompet yang filosofinya teriakan perintah dibawah tekanan. “Pers ikut maka pers aman. Pers nyeleneh, maka pers akan lapar minum, haus minum”. Inilah yang dibilang orang Bengkulu, ‘tragedi makan kuah’.

Pertanyaannya, apakah tindakan Pers Terompet itu kurang tepat? Ternyata tidak. Selagi pers memberitakan hal yang positif untuk kepentingan bangsa dan negara, mendapat apresisasi. Lantas, dimanakah informasi yang negatif? Dia ada di bawah meja, dibawah telapak kaki. Informasi negatif itu baru akan muncul, saat lembaga ekonomi ini terdesak, membutuhkan asupan makanan.

Pers Teropet ini mirip kisahnya dengan cerita Burung Tampua, yang bersarang di ujung dahan pohon yang tinggi. Hanya berharap agar angin  tak bertiup kencang. Sementara pers yang bukan terompet mirip cerita Burung Merba. Merba tak perdulikan angin yang berhembus, asalkan hujan jangan turun.

Di Provinsi Bengkulu ini tidak ada yang namanya Pers Terompet itu. Hanya ada Pers Seruling, yang suaranya “Tri lili lili”. Pers yang selalu  siap mengikuti irama gendang. Bagaimana gendang, begitu pula seruling mengalun. Sumber informasi hanya menari saja dengan tepukan tangan dari masyarakat pembaca berita.

By: Cik Ben,  wartawan tinggal di Bengkulu.

Selamat Datang Airlangga

Kupas Artikel - Ucok mengangkat telepon dengan nada tergesa-gesa. Ia mungkin sangat terkejut tumben-tumben saya menelpon. “Siap bos” tutur Ucok menyambut telepon saya. Beberapa...

Bengkulu Tuan Rumah Open Swimming Championship 2022 se-Sumatera

Kupas News, Bengkulu - Gubernur Rohidin Mersyah membuka kejuaraan Bengkulu Open Swimming Championship se Sumatera Tahun 2022 di Kolam Renang Rafflesia Kota Bengkulu, Jum'at...

Wagub Rosjonsyah Terima Kunjungan Eks Gubernur Jabar

Kupas News, Bengkulu - Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu Rosjonsyah menerima audiensi mantan Gubenur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam rangka investasi di bidang Kopi Bengkulu...

JMSI Apresiasi Kesepakatan Dewan Pers dan Polri Cegah Polarisasi Pemilu 2024

Kupas News, Jakarta – Organisasi perusahaan pers Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) menyambut baik kesepakatan Dewan Pers dan Mabes Polri untuk memitigasi polarisasi yang...

Polemik PT. Pamor Ganda Kian Panas, DPW LIRA dan Perwakilan Masyarakat Temui GTRA Bengkulu

Kupas News, Bengkulu - Konflik warga Ketahuan vs PT Pamor Ganda belum tuntas, Gubernur Rohidin meminta para pihak terkait melakukan validasi data penerima kebun...

Terbaru