Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah

Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah

kupasbengkulu.com – Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah menyebutkan apa pun hasil keputusan di DPR mengenai pemilihan kepala daerah yang dilakukan melalui DPRD agar dihormati lebih dahulu.

“Keputusan itu merupakan hasil dari lembaga terhormat, Negara kita memang menganut demokrasi sistem demikian, simak sila ke IV di Pancasila. Bilamana ada yang melakukan gugatan mengenai keputusan itu tentu hal tersebut juga diatur dalam sistem ketatanegaraan kita, jadi hormati saja,” ujar Gubernur yang terpilih melalui Pilkada langsung yang diusung oleh PAN ini.

Sebelumnya, Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah, mengatakan bahwa pemilihan kepala daerah melalui perwakilan DPRD memang lebih efisien dari sisi anggaran. Namun, Junaidi mengaku lebih setuju jika kepala daerah langsung dipilih oleh rakyat.

“Kalau dari sisi penghematan dana negara, pemilihan kepala daerah dipilih DPRD itu lebih efisien, tapi saya lebih setuju dipilih langsung oleh rakyat,” kata Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah, Selasa (9/9/2014).

Dia menyebutkan bahwa secara demokrasi, hak pilih rakyat akan tersalurkan langsung melalui figur-figur calon kepala daerah jika dipilih langsung, jadi kekuatan kepala daerah relatif lebih kuat dari legitimasi rakyat bukan perwakilan DPRD.

“Hanya saja sistem yang telah ada sekarang menurut saya harus ada pembenahan di beberapa sisi,” tambahnya.

Menurut dia, sistem pemilihan langsung saat ini masih lemah, antara lain masyarakat masih terpengaruh dengan politik uang dan ini rentan dengan korupsi juga.(kps)

kompas.com