Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Kunjungan rombongan warga etnis Bengkulu yang tinggal di Malaysia membuat Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah, memiliki keinginan untuk dibuat penerbangan langsung dari Bengkulu ke Kuala Lumpur, Malaysia. Hal ini dilakukan untuk mempermudah akses antara kedua daerah sehingga apa yang menjadi kesepakatan antara Persatuan Bengkulu-Malaysia (PBM) terkait kerja sama di berbagai bidang dapat terlaksana dengan baik.

“Mereka ini kan orang Bengkulu yang sudah lama menetap di Malaysia dan menjadi warga negara Malaysia. Setiap tahun mereka pulang ke Indonesia tapi dalam jumlah besar seperti ini. Selama ini mereka pusat kunjungannya ke Bandung, Jawa Barat, dan tahun ini memutuskan untuk berkunjung ke daerah asal mereka, Bengkulu,” ujar Junaidi, Kamis (30/04/2015).

Junaidi mengatakan jika tidak memungkinkan adanya penerbangan dari Bengkulu ke Kuala Lumpur langsung, bisa dibuat penerbangan Bengkulu-Batam-Kuala Lumpur terlebih dahulu.

“Makanya Air Asia ada penerbangan Malaysia-Bandung, kita mencoba untuk mengambil kesempatan agar Bengkulu ramai dikunjungi bekerjasama dengan orang Bengkulu yang ada di Malaysia dengan membuat penerbangan Bengkulu-Kuala Lumpur, atau kalau tidak memungkinkan bisa penerbangan Bengkulu-Batam-Kuala Lumpur dulu,” lanjutnya.

Menurut Junaidi, kunjungan etnis Bengkulu yang tinggal di Malaysia itu merupakan pintu masuk awal terjalinnya kerjasama, mengingat tak sedikit dari mereka yang menduduki posisi-posisi strategis di pemerintahan hingga setingkat menteri.

“Kunjungan itu merupakan tahap awal kita, cuma kerjasama belum sampai ke pemerintahan. Tapi mereka yang datang ke sini kan mantan-mantan pejabat, artinya komunikasi dengan pemerintahan di sana cukup baik. Tidak menutup kemungkinan kita pun nantinya punya kerjasama dengan pemerintahan Malaysia,” tutup Junaidi. (val)