Ilustrasi/Istimewa

Ilustrasi/Istimewa

rejang lebong, kupasbengkulu.com – Pulang dari acara hiburan malam, dua orang pemuda asal Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Curup Timur malah ditikam dan dianiaya oleh orang tak dikenal. Kejadian ini terjadi pada Senin (23/2/2015) sekitar pukul 02.00 WIB.
Dugaan sementara, pelaku tersinggung dengan kedua korban sehingga usai acara dengan segera menyerang korban. Akibatnya, kedua pemuda ini menderita sejumlah luka robek akibat tikaman senjata tajam dan juga beberapa pukulan bersarang di wajah dan tubuh mereka. Warga setempat yang menemukan kedua korban dalam keadaan tak berdaya segera melarikan kedua korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Curup untuk mendapat perawatan intensif.
Informasi terhimpun, awalnya pelaku berjualan dilokasi hiburan sedangkan kedua korban sedang asyik menikmati hiburan tersebut dari luar areal panggung. Masih dalam maksud berjualan, pelaku tidak sengaja bersinggungan tubuh dengan kedua korban. Tidak terima disenggol, kedua korban langsung mengomeli pelaku. Pelaku langsung pergi, kemudian kedua korban kembali menikmati hiburan tersebut.
Tidak disangka, ketika korban sedang dalam perjalanan pulang, pelaku ternyata sudah menunggu korban. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung memukuli kedua korban. Korban yang tidak siap akhirnya tersungkur akibat serangan brutal tangan kosong tersebut. Sebenarnya, pada waktu serangan pertama, ada banyak warga yang mencoba melerai pertengkaran tersebut. Namun, pelaku yang masih menyimpan dendam kesumat justru mencabut pisau yang dari tadi suah dibawanya.
Serangan kedua berakhir dengan beberapa luka sabetan ditubuh korban. Warga setempat menjadi emosi dan mencoba menangkap pelaku untuk dihakimi. Diduga, pelaku menyadari bahaya tersebut sehingga langsung kabur.
Kapolres Rejang Lebong, AKBP Dirmanto melalui Kasat Reskrim, Iptu Mirza Gunawan membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyatakan, setelah mednapat laporan dari warga, petugas segera menuju lokasi untuk mencari keterangan. Saat itu, petugas menemukan sebuah kendaraan tak bertuan dilokasi tersebut.
“Dugaan sementara, motor tak bertuan tersebut adalah milik pelaku yang kabur karena ketakutan dihakimi warga, saat ini motor tersebut kita amankan di Mapolres untuk menjadi penunjuk keberadaan pelaku,” demikian Mirza.(vai)