lokasi kontrakan tempat penggerebekan warga

lokasi kontrakan tempat penggerebekan warga

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Warga RT 1 RW 04 Keluruhan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu, Rabu (25/02/2015) malam menggerebek pasangan bukan muhrim. Pasangan tersebut yakni sebut saja Manis (25) warga Kabupaten Kepahiang mengurung seorang Pria beristri sebut saja Panjul warga Keluarahan Sukarami, Kecamatan Selebar Kota Bengkulu.

Ketua RT setempat, Samat Marjetno membenarkan hal tersebut, namun ia enggan membeberkan terkait penggerebekan tersebut. Menurutnya, warga saat itu langsung mengantar kedua pasangan bukan muhrim tersebut ke rumahnya untuk di proses sesuai dengan adat yang berlaku.

“Urusan ini sudah selesai dan sudah damai. Wanita sudah kita usir dari sini pada paginya untuk memberi efek jera. Kita juga tidak mau membeberkan semuanya karena takunya kita merusak pelaku prianya yang sudah beristri tersebut yang mengaku kalau dia kenal dengan Wakil Bupati Seluma,” kata Samat Marjetno.

Dikatakan Samat, saat hendak warga meminta Manis yang diketahui baru selesai kuliah mendatangi kedua orang tuanya, orang tuanya menolak untuk datang. Pasalnya, kedua orang tuanya tersebut menurut Samat sudah lepas tangan.

Sehingga saat itu, warga hanya mendamaikan keduanya dengan dipanggil petinggi-petinggi adat serta polisi yang ada di daerah tersebut.

Ditempat berbeda, Warsono yang menjadi saksi dan melakukan penggerebekan tersebut menjelaskan, keduanya tertangkap mesum setelah pemilik kosan yakni Aidin mendapat telpon dari salah satu warga. Oleh sebab itu, Aidin mendatangi kosan miliknya yang tak jauh dari kediamannya untuk mendatangi kontrakan milik Manis tersebut di nomor 4.

Saat itu pemilik kosan hendak langsung masuk dengan cara diam-diam, tetapi pintu kontrakan tersebut dalam keadaan terkunci dari dalam. Sehingga warga terpaksa menggedor dengan keras.

“Pemilik kosan pertama kali menggedor kontrakan kami dan hanya ada istri saya. Seketika saya ada di Kontrakan, pemilik kosan mengajak saya menggerebek kamar tersebut. Saat ditanya, ada pria yang datang kesini tidak ia menjawab tidak ada,” kata Warsono, Kamis (26/02/2015).

Namun, karena kecurigaan warga kuat dan salah satu warga melihat Manis menjemput si panjul pada malam hari. Saat itu warga kemudian curiga, karena menunggu si Panjul tersebut keluar dari kontrakan manis namun tak kunjung keluar.

“Saat kami periksa, si pria itu bersembunyi di kamar mandi. Karena takut warga akan anarkis, kami langsung membawa ke kediaman ketua RT,” ungkap anggota TNI ang bertugas di Kabupaten Mukomuko tersebut.(dex)