Kapolda Bengkulu, Brigjen Polisi, M.Ghufron

Kapolda Bengkulu, Brigjen Polisi, M.Ghufron

kupasbengkulu.com, Kota Bengkulu – Kapolda Bengkulu, Brigjen Polisi M. Ghufron menyebutkan ancaman teror racun sianida adalah persoalan kecil. Pihaknya kata dia mampu mengantisipasi hal yang lebih besar dari itu.

“Kalau teror mengenai minuman dan makanan ini kecil, kita bisa saja hadapi dengan hal besar lebih dari itu. Namanya kita ini garda penjaga pemberantasan kejahatan, sehingga kita sudah dihadapkan semua resiko seperti itu,” ujar Kapolda Bengkulu Brigen Pol M Ghufron di Mapolda Bengkulu.

Menurut dirinya, Polda Bengkulu akan selalu siap siaga. Selain itu dalam menangani bentuk tindakan kriminalitas, seluruh personel telah berbekal matang dan terbiasa menjalani seluruh rangkaian operasi tersebut.

“Kalau imbauan nggak usahlah. Kalau kita kepanasan kita pakai payung, kalau hujan kita juga pakai payung, kalau kedinginan kita pakai jaket, kalau kena duri kita pakai sendal pakai sepatu. Kalau kita takut sakit kita olahraga, semua sudah ada teraphinya dan sudah kita sampaikan kesemua personel kita. Semua tindakan itu teror bagi kita, apapun bentuk itu yang datanganya kriminal kita sudah antisipasi semua karena, kita dibentuk guna menjaga NKRI,” tutup Kapolda.

Sebelumnya, seluruh jajaran Polri mendapat Telegram Rahasia (TR) berisi kewaspadaan atas ancaman teror berupa racun sianida. Di dalamnya tertulis, teror tersebut terinspirasi kasus Jessica yang diduga menebar racun dalam kopi. Sehingga Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk selalu waspada dalam melaksanakan tugasnya kemudian menggunakan body sistem.

Ronal Utama