Hidayatullah

Kepahiang, kupasbengkulu.com – Tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kepahiang akan dievaluasi. Ini direncanakan Bupati Kepahiang, Hidayatullah Sjahid setelah mengetahui pemborosan APBD untuk pembayaran honor 1.095 tenaga kontrak yang mencapai Rp16,7 miliar per tahun.

“Kontribusi tenaga kontrak bagi pemerintah daerah belum efektif. Kita akan evaluasi dalam artian akan mempertahakan tenaga kontrak yang benar-benar bekerja dan membidangi pekerjaannya. Jika tidak, ya apa boleh buat,” ungkap Dayat.

Pembayaran honor kontrak yang menyerap belasan miliar APBD disetiap tahunnya itu, dinilai Dayat, tanpa ada asas manfaat bagi masyarakat.

“Kita nilai tanpa ada asas manfaatnya, karena dana APBD yang terserap untuk membayar tenaga kontrak sudah melebihi dari Rp 16 miliar. Jadi, ada baiknya kita sisihkan untuk yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” terang Hidayat.

Terpisah, Wakil Ketua I DPRD Kepahiang Andrian Defandra, mengaku sangat mendukung ide Bupati Kepahiang dalam memangkas tenaga kontrak.

“Itu efisiensi APBD Kepahiang. Jadi, saya sangat setuju,” singkat Andrian.(slo)