Ilustrasi Babi Hutan

Ilustrasi Babi Hutan

Seluma, kupasbengkulu.com – Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan (Dispernakbun) Seluma Marah Halim mengatakan ada empat kecamatan yang rawan hama babi yaitu kecamatan Lubuk Sandi, Ulu Talo, Ilir Talo dan Seluma Utara.

Dikatakan rawan menurutnya, karena masih banyak hutan bebas sebagai tempat hama padi dan tanaman masyarakat ini berkembang biak seperti halnya di Kelurahan Puguk Kecamatan Seluma Utara.

“Lapon atau jaring babi baru kita usulkan tahun 2017,”kata dia kamis (17/11/2016).

Menurutnya usulan lapon dan tombak babi ini berdasarkan pengajuan kelompok pemburu babi dan usulan kelompok tani yang memang rawan hama babi.

“Akan diberikan pada kelompok pemburu babi dan kelompok tani beberapa desa,”jelasnya.

Terkait besaran anggaran yang akan diajukan dia mengatakan bahwa pos anggaran tersebut diusulkan bersamaan dengan penangan rabies serta penyakit hewan ternak sapi serta bidang pertanian lainnya.(Sep)