pedas

Harga cabe di Kaur melambung

Kaur, kupasbengkulu.com – Wacana kenaikan BBM sudah berpengaruh pada harga kebutuhan pokok dipasaran Kabupaten Kaur, akhir-akhir ini kenaikan harga kebutuhan pokok makin jelas, dari harga beras, bawang, minyak goreng, telor, cabe hingga sayuran.

Diantaranya kebutuhan pokok yang harganya selisih jauh dari sebelumnya atau naik drastis yakni beras, cabe dan sayuran. Untuk harga beras saat ini mencapai Rp 9 ribu per kilogram harga sebelumnya Rp 6 ribu per kilogram.

Sedangkan harga cabe naik 50 persen lebih yakni dari harga Rp 30 ribu menjadi Rp 70 ribu per kilogram.

Salah satu ibu rumah tangga yang sangat kecewa dengan kenaikan harga sembako ini mengatakan saat ini kebutuhan dapurnya kurang stabil, pasalnya selama uang Rp 30 ribu ia mendapatkan 1 kg cabe, sekarang hanya 0,5 kg saja.

“Sekarang untuk membeli kebutuhan itu di pres Mbak, yang biasanya kita beli cabe satu kilo, sekarang hanya setengah saja, dan biasanya jatah beli beras dua kaleng, kita irit menjadi 1,5 kaleng saja. Jika tidak begitu, kebituhan tidak akan tercukupi,” ungkap Mita (28) salah satu pengunjung pasar tradisional Impres Bintuhan, Kamis (6/11/2014).

Salah satu penjual Cabe di pasar Impres Dewi (45) mengungkapkan, kenaikan cabe ini faktor dari cabe yang sulit didapat, selain itu juga karena musim penghujan, buah cabe yang ditanam pun banyak yang layu dan busuk.

“Kenaikan bukan karena adanya wacana BBM akan naik, tapi memang cabenya yang langka, apalagi musim penghujan begini buah cabe kurang bagus,” pungkas Dewi. (mty)