Beranda HUKUM DAN PERISTIWA Selama Tahun 2014, 242 Orang di Bui karena Narkoba

Selama Tahun 2014, 242 Orang di Bui karena Narkoba

0

jumpa pers

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Sebanyak 242 orang diringkus jajaran Polda Bengkulu karena kasus Narkoba di tahun 2014. Dari 242 tersebut jajaran Polda Bengkulu dengan tiga jenis narkoba yang telah diamankan, masing-masing ganja, ekstasi, dan Sabu-sabu.

Dalam kasus ganja dengan jumlah tersangka sebanyak 98 orang. Kemudian, tersangka kasus ekstasi sebanyak 2 orang. Lalu sabu-sabu sebanyak 90 orang, serta pil dextro hanya satu orang.

Tersangka, dalam kasus ini telah tercatat dalam rekapan Polda Bengkulu. Diantaranya, klasifikasi pendidikan mereka sebanyak 25 orang hanya tamat sekolah hingga Sekolah Dasar (SD), sebanyak 23 orang berpendidikan sebatas Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kemudian, 176 orang mencapai tamatan Sekolah Menengah Atas (SMA). Terakhir, tersangka dari luar tamatan Sekolah sebanyak 18 orang.

Hasil barang bukti yang ditemukan, Polda Bengkulu telah mengamankan pohon ganja sebanyak 1.315 batang. Lalu, Ganja siap pakai dan setengah jadi sebanyak 22.773,22 gram. Lalu, Ekstasi sebanyak 8 butir, sabu-sabu sebanyak 107,83 gram, serta pil dextro sebanyak 1.600 butir.

Hal fantastik dalam kasus ini, yakni klasifikasi pemberantasan narkoba meningkat dan angka kejahatan di tahun 2014 menurun. Dimana tahun 2013 kasus ini telah diberantas sebanyak 142 kasus, sedangkan di tahun 2014 kasus ini telah diberantas sebanyak 244 kasus.

Hingga demikian, angka kejahatan dalam kasus narkoba saat ini berangsur turun hanya 174 kasus di tahun 2014 dibandingkan kasus tahun sebelumnya sebanyak 253 kasus. Begitu juga dengan peredaran narkoba hingga 7,5 persen dari sebelumnya.

Walaupun demikian, Kapolda Bengkulu Brigjen. Pol. M Ghfron mengingatkan, akan bahaya narkoba tersebut. Hal ini juga demi menjaga ketertiban yang ada di Bengkulu. Sehingga dalam hal ini Kapolda Bengkulu meminta, kepada masyarakat bekerja sama guna mencipatkan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Saya harap masyarakat bisa mengerti apa bahayanya narkoba, karena barang ini termasuk merusak dan merugikan diri sendiri,” kata Kapolda Bengkulu Brigjen. Pol. M Ghfron, Selasa (30/12/2014).(dex)