Muhammad Kalend

Muhammad Kalend/dokumen Dikbud

Kediri, kupasbengkulu.com – Dunia Pendidikan di Indonesia tentu tak asing lagi dengan Muhammad Kalend Osen, akrab disapa Mr. Kalend, Mantan Santri Pondok Pesantren Gontor itu adalah pendiri Basic English Course (BEC),

Kalend mendirikan BEC di di Dusun Singgahan, Desa Palem, Kecamatan Pare, Kediri, Jawa Timur. Lembaga kursus Bahasa Inggris yang didirikan pria berdarah Kalimantan Timur itu kelak menjadi cikal bakal lahirnya “Kampung Inggris” di Kabupaten Kediri.

Kalend memulai semua kisah suksesnya sebagai pendidik Bahasa Inggris di emperan Masjid Darul Falah, Kediri. Tak heran, lelaki kelahiran 20 Februari 1945 itu memperoleh banyak penghargaan dari kiprahnya di dunia pendidikan.

Satu kalimat yang memotivasinya saat meninggalkan tanah Borneo sangat sederhana. “Saya ingin revolusi hidup,” ujar Kalend yang saat itu berusia 27 Tahun.

Motivasi itu berbuah kerja keras dan hasil yang mengagumkan. Terbukti, saat ini alumni BEC mencapai 16.285 orang.

Dari tangan dingin Mr. Kalend itulah lahir pengajar-pengajar berbahasa Inggris kelas dunia di daerah itu. Belakangan Pare, Kediri, mulai bermunculan pusat pengajaran tak hanya berbahasa Inggris tetapi, Mandarin, Hongkong, dan lainnya.

Praktek lapangan sekaligus liburan para siswa "Kampung Inggris"

Praktek lapangan sekaligus liburan para siswa “Kampung Inggris”

Tak sedikit masyarakat Bengkulu yang pernah mengecap pendidikan Bahasa Inggris di daerah itu. Di kawasan ini bertebaran pusat pengajaran berbahasa Inggris.

Phesi Ester Julikawati misalnya, salah seorang warga Bengkulu yang pernah enam bulan belajar di kampung tersebut menyebutkan ada banyak varian pilihan belajar bahasa asing di sana.

“Ada khusus gramatikal, speaking, writing, dan metode pembelajarannya juga tak membosankan, kita diajarkan debat berbahasa asing, presentasi, dan yang paling menarik di kampung tersebut terdapat beberapa tempat yang mewajibkan kita harus menggunakan Bahasa Arab dan Inggris,” kata Phesi yang berporfesi sebagai jurnalis Tempo ini.

(Info lebih lanjut: http://www.kampunginggris.co.id) http://www.visitpare.com/

Biaya hidup juga relatif murah, makan, kosan, dan biaya sewa sepeda ontel akan semakin asyik saat belajar di Kediri. Paket pelajaran dapat diambil tergantung kebutuhan, dan lama waktu.

Bahkan terdapat pula paket liburan sambil belajar bahasa asing di sini, hem terbayangkan liburan sambil belajar bahasa asing. Selain itu, ada juga trip dan praktek langsung ke Bali dengan biaya relatif terjangkau.(kps)