kupasbengkulu.com, Kaur – Musim hujan telah tiba, untuk menjaga keselamatan di daerah rawan longsor terutama pengendara kendaraan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaur Dihan Bastari mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati, terlebih hujan beberapa hari terakhir ini disertai dengan angin kencang.

Dikatakannya, cuaca buruk seperti saat ini sering terjadi tanah longsor serta pohon tumbang, oleh sebab itu pihaknya selalu bersiaga untuk segala kemungkinan akan terjadi pada wilayah-wilayah yang rawan longsor.

Menurut data yang didapat wilayah yang rawan bencana di Kabupaten Kaur terdapat di 10 Kecamatan dan 26 titik rawan bencana yakni Kecamatan Nasal lima titik yaitu Sawmill dan pemukiman warga potensi longsor, kantor Desa Merpas ancaman abrasi, Desa Singai potensi banjir, jalan raya potensi longsor dan Desa Air Pahlawan potensi longsor di pemukiman warga.

Kecamatan Maje potensi tsunami. Kecamatan Tetap tiga titik yakni jalan menuju empat Desa Ulu Tetap rawan longsor, Kantor Kepala Desa Tanjung Dalam rawan longsor, Tebing Gugur rawan longsor. Kecamatan Luas Desa Tuguk potensi longsor.

Kecamatan Muara Sahung Desa Ulak Bandung rawan banjir dan longsor. Kecamatan Kinal tiga titik yakni Desa Bunga Melur rawan longsor dan banjir dijalanan, Desa Tanjung Baru rawan longsor dan dan banjir ke jalanan.

Kecamatan Tanjung Kemuning jalan raya dan Desa Pelajaran rawan longsor. Kecamatan Kelam Tengah dua titik yakni Desa Darat Sawah rawan longsor dan Desa Penantian rawan longsor dan banjir.

Serta Kecamatan Padang Guci Hilir empat titik yakin Dusun Pulau rawan longsor dijalan, Desa Panggung, Desa Tanjung Besar dan Air Kering rawan banjir. Dan Kecamatan Kaur Utara Desa Guru Agung rawan longsor jalan.

“Oleh karena itu kita sudah siapkan segala sesuatunya, jika terjadi hal yang tidak diinginkan. Karena cuaca buruk seperti ini rawan bencana,” pungkas Kepala BPBD Kaur Dihan Bastari.(mty)