Gubernur dan KEtua DPRD Provinsi menyerahkan mobil ambulan ke pengurus PMI

Gubernur dan KEtua DPRD Provinsi menyerahkan mobil ambulan ke pengurus PMI

kupasbengkulu.com, kota bengkulu – Dari total kebutuhan darah sebanyak 1.200 kantong per bulan, diketahui Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bengkulu baru bisa memenuhi sekitar 70 persennya saja.

Hal ini seperti diungkapkan Ketua PMI Provinsi Bengkulu, Sukur Alwi. Dia juga mengatakan selama ini pemahaman masyarakat terkait donor darah masih minim sehingga dibutuhkan kerjasama dengan Pemerintah Daerah untuk menyediakan ruang sosialisasi bagi PMI.

“Kita baru bisa memenuhi kebutuhan 70 persen kebutuhan darah, sehingga salah satu upaya yang dilakukan PMI adalah dengan melibatkan peran pemerintah daerah. Dalam setiap pertemuan yang digelar dengan masyarakat, pemerintah dapat menyediakan waktu bagi PMI untuk melakukan sosialisasi tentang kegunaan darah,” ujar Sukur Alwi, Kamis (13/08/2015).

Dia mengatakan pihaknya ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa mendonorkan darah itu sehat. Selain itu PMI juga ingin meluruskan persepsi yang selama ini terlanjur salah, bahwasannya masyarakat menganggap PMI menjual darah. Padahal biaya yang selama ini dibayarkan kepada PMI bukan untuk membeli darah, melainkan mengganti biaya kantong darah dan obat pendeteksi golongan darah yang terbilang mahal dan tidak lagi dibiayai APBN.

“Perlu digaris bawahi PMI tidak menjual darah. Yang selama ini biaya Rp 250 ribu yang dibayar masyarakat untuk mengganti kantong darah dan obat-obatan, dan se Indonesia Bengkulu yang termurah. Kalau di provinsi lain bisa sampai Rp 350 ribu,” lanjutnya.

Dia menambahkan selama ini penyediaan kantong darah dibantu Kementrian Kesehatan. Namun sekarang penyediaan kantong darah dilakukan oleh PMI sendiri.

“Karena sekarang tidak ada lagi bantuan kantong darah itu, terpaksa masyarakat juga harus membayar biaya penggantinya karena memang harga kantong darah dan obat-obatan itu terbilang mahal dan tidak mungkin PMI menyediakan sebanyak itu,” tutupnya. (val)