Ilustrasi Rampok

rejang lebong, kupasbengkulu.com – Pura-pura belanja, lima orang bersenjata api (Senpi) tanpa ampun melukai dan membawa barang-barang berharga milik Sutiono (45) warga Desa Karang Baru, Padang Ulak Tanding.

Kejadian naas ini terjadi pada hari Rabu (22/10/2014) sekitar pukul 08.30 WIB. Akibatnya, korban terpaksa merelakan uang hingga jutaan rupiah miliknya kepada para pelaku.

Kronologis kejadian, para pelaku datang ke warung korban dan pura-pura berbelanja.

Dengan menggunakan 2 unit sepeda motor jenis Honda Revo dan Verza datang untuk mengisi minyak bensin di warung, lalu pelaku membayar dengan uang sebesar Rp 100.000.
Setelah menerima uang dari pelaku, korban segera kembali bergegas ke dalam warung untuk mengambil uang kembalian.

Tidak diduga, para pelaku justru mengikuti korban dan langsung menendang korban sehingga membuat korban yang sedang menggendong anaknya terjatuh.

Melihat korban hendak berteriak, pelaku langsung menghujamkan senjata tajam jenis pisau ke paha korban.

Setelah itu, salah seorang pelaku menodongkan senpi ke kepala korban dan anak korban.

Kemudian, istri korban yang sedang berada di belakang datang karena mendengar suara berisik dari depan.

Tanpa banyak bicara, para pelaku juga memukuli istri korban dan menodongkan pisau ke lehernya.

Baru setelah itu pelaku memaksa para korban untuk memberi tahu posisi penyimpanan uang.

Setelah mengamankan uang senilai Rp 3 juta, dua unit HP, serta beberapa surat-surat berharga milik para korban kelima orang pelaku langsung pergi begitu saja.

Para korban segera dilarikan warga yang menemukannya ke Rumah Sakit (RS) Kota Lubuk Linggau untuk mendapatkan perawatan intensif.

Salah satu warga lainnya menghubungi pihak kepolisian untuk segera mengejar pelaku.

Mendengar laporan tersebut, Polsek PUT segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.

Kapolres Rejang Lebong, melalui Kabag Ops, Kompol Rusdi ketika dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut.

Ia menyatakan laporan sudah masuk dan pelaku sedang diidentifikasi.

“Beberapa petugas sedang mengejar pelaku, sedangkan beberapa petugas lainnya sedang melakukan oleh TKP,”demikian Rusdi.(vai)