antrean jeriken di SPBU Kaur

antrean jeriken di SPBU Kaur

Kaur, kupasbengkulu.com – Pembelian menggunakan jeriken di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Syamhardi Saleh kembali marak. Terlihat puluhan jeriken memenuhi antrean.

Hal ini membuat masyarakat jengkel dan merasa curiga ada yang menyelundupkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi ini, karena pihak SPBU secara terang-terangan berani mengisikan BBM kedalam jeriken pengecer yang telah berbaris di SPBU dan mengabaikan antrean kendaraan bermotor.

“Saat itu pembeli lagi banyak antre, dan petugas SPBU sibuk melayani pengisian menggunakan Jeriken. Mungkin harga BBM menggunakan jeriken lebih mahal. Apalagi tidak adanya lagi petugas dari kepolisian yang mengawasi pengisian di SPBU ini,” ungkap San (28) warga Bintuhan, Jumat (17/10/2014).

Ditambahkannya jika akhir-akhir ini SPBU sering tutup cepat, dengan alasan kehabisan BBM, dan itu wajar, karena pihak SPBU mengutamakan pembelian yang menggunakan jeriken yang diduga kuat lebih mahal dari harga normal.

Ditambahnya lagi pengecer semakin menjadi untuk mengantri menggunakan jerigen, karena tidak adanya petugas penegak hukum yang ditugaskan untuk mengawasi SPBU. Dan hal itulah yang membuat para petugas SpBU berani menjual BBM kepada pengecer dengan jumlah banyak. (mty)