Kalman

Bengkulu Utara, kupasbengkulu.com – Berdasarkan data sementara dari Kesbangpollinmas Kabupaten Bengkulu Utara, bahwa di Kabupaten Bengkulu Utara ini terdeteksi 10 orang laki-laki gay, bahkan 90 persennya berstatus menikah.

“Kita sudah mendapatkan nama-nama laki-laki gay ini,” beber Kepala Kantor Kesbangpolinmas Bengkulu Utara, Kalman, Minggu (20/03/2016).

Menurut dia, ini merupakan tanggung jawab pemerintah daerah, karena pembangunan bukan hanya ke arah fisik atau infrastruktur saja, melainkan juga pembangunan dari sisi moral atau agama.

Mungkin, kata dia, masyarakat di Bengkulu Utara belum seluruhnya memahami persoalan gay ini. Pencegahan dan mengobati tidak semudah membalik telapak tangan. Peran serta pemerintah dan masyarakat untuk bersama peka, tidak masa bersikap masa bodoh.

Jika pemerintah tidak berupaya mengatasi penyakit jiwa secepatnya, ujar dia, maka ini akan menjadi fenomena seperti “Gunung Es”. Pendekatan prepentif dan persuasif menjadi modal utama. Baik pemerintah, tokoh agama dan semua elemen yang ada.

“Pemerintah daerah membuka pintu jika ada masyarakat yang mengidap penyakit kejiwaan tersebut. Kami akan menjaga kerahasiaan nama. Kita akan mendatangkan Psikolog dalam menangani itu,” demikian Kakan.(jon)