Bunga Rafflesia

kupasbengkulu.com,Bengkulu Utara – Bagi masyarakat Provinsi Bengkulu tentu tidak asing yang namanya Bunga Rafflesia yang tumbuh di hutan. Dan rata-rata pertumbuhannya itu di atas tanah. Tapi yang satu ini tumbuhnya aneh, menggantung di batang salah satu pohon.

Dimana Bunga Rafflesia yang saat ini sudah mekar berdiameter pelindung putik 22 cm, lubang putik 15,5 cm. Sedangkan untuk lebar daun bunga tersebut saat ini sudah mencapai 52 cm.

Awal ditemukan Bunga Rafflesia tersebut pada tanggal (25/10) oleh Nurdin yang merupakan anggota Karang Taruna Beringin Jayo Desa Kuro Tidur, Kecamatan Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara.

“Setelah mendapatkan informasi tersebut, saya bersama dengan pengurus Karang Taruna pergi ke lokasi. Dan pada tanggal (1/11) Bunga Rafflesia masih dalam keadaan kuncup dan posisi tergantung di salah satu pohon yang tidak jauh dengan warga,” jelas Ketua Karang Taruna Beringin Jayo, Rinci Yusfit Arputama kepada kupas Bengkulu,com,Jumat (6/11).

Lokasi Bunga Rafflesia yang hidup tergantung di pohon berada di DAM Air Lais Desa Kuro Tidur. Jarak tempuh dengan menggunakan sepeda motor sekitar 3 kilometer. Jika dari Kota Argamakmur bisa menggunakan kendaraan roda empat sejauh 17 kilometer.

“Penemuan Bunga Rafflesia tersebut sudah kita sampaikan kepada pihak Dinas Pariwisata Kabupaten Bengkulu Utara. Tujuan kami menyampaikan hal itu, agar lokasi ditemukan Bunga Rafflesia dijadikan Cagar Alam oleh pihak pemerintah,” kata Rinci.

Lain lagi yang disampaikan oleh Kepala Dinas Disporbudpar Bengkulu Utara, Nazardin Tawakal membenarkan, pihaknya sudah mendapatkan laporan dari pengurus Karang Taruna Desa Kuro Tidur. Mengenai keinginan pihak karang taruna untuk menjadikan lokasi ditemukan Bunga Rafflesia untuk dijadikan cagar alam. Tentu tidak semudah membalik telapak tangan, artinya harus melalui proses dengan pihak dinas lainnya.

“Kita masih dalam tahap koordinasi dengan beberapa pihak. Seperti dinas kehutan dan tentu dengan meminta petunjuk dengan atasan,” ujarnya singkat.(jon)