Kepala Kemenag Kota Bengkulu, Mukhlisuddin, saat menghadiri acara pelepasan siswa-siswi MTs. Negeri 1 Kota Bengkulu, Rabu (21/05/2014).

Kepala Kemenag Kota Bengkulu, Mukhlisuddin, saat menghadiri acara pelepasan siswa-siswi MTs. Negeri 1 Kota Bengkulu, Rabu (21/05/2014).

kupasbengkulu.com – Memperdalam ilmu agama dan akhlak merupakan salah satu upaya yang paling mungkin dilakukan untuk membentengi diri dari terpaan arus globalisasi yang makin tak terkendali. Untuk itu kepada siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) diharapkan dapat melanjutkan sekolah ke jenjang Madrasah Aliyah (MA).

Demikian disampaikan Kepala Kemenag Kota Bengkulu, Mukhlisuddin, saat menghadiri acara pelepasan siswa-siswi MTs. Negeri 1 Kota Bengkulu, Rabu (21/05/2014).

“Banyak keterampilan ilmu keagamaan yang kita peroleh, antara lain fiqih, hadish, bahasa Arab, kebudayaan islam, dan lain sebagainya, yang mana porsi itu tidak sepenuhnya bisa didapatkan di sekolah umum. Di samping itu ini salah satu cara memperkuat mental dalam menghadapi derasnya arus globalisasi,” ujar Mukhlis.

Ditambahkan Mukhlis, mengenai mata pelajaran umum, sekolah madrasah tak boleh dipandang sebelah mata. Sebagaimana diketahui, dalam perolehan hasil Ujian Nasional (UN), MAN 1 dan MAN 2 Kota Bengkulu memperoleh nilai tertinggi se-Provinsi Bengkulu dengan nilai rata-rata 8,6.

“Kita patut berbangga Kota Bengkulu punya sekolah Madrasah terbaik se-Provinsi Bengkulu. Dua sekolah MA, yakni MAN 1 dan MAN 2 memperoleh nilai tertinggi dalam UN tahun ini. Hal ini menunjukkan dalam segi pelajaran umum dan agama, MAN Kota Bengkulu sudah menjadi yang terbaik,” katanya.

Tidak hanya itu, Mukhlis juga berharap pemerintah kota agar lebih memberikan perhatian kepada sekolah madrasah, salah satunya melalui sistem pendidikan, sarana dan prasarana, serta tenaga pengajar.

“Sudah seharusnya kita memberikan reward kepada mereka yang berprestasi agar semangatnya makin meningkat. Tidak hanya itu, perlu peningkatan sarana dan prasarana guna memaksimalkan pendidikan, serta memberikan jaminan kesejahteraan kepada kaum pengajar,” pungkasnya.(val)