Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Potensi banjir yang terjadi di wilayah Kota Bengkulu dihampir setiap kelurahan yang ada, membuat Pemda Kota Bengkulu siaga dengan mempersiapkan anggaran dalam APBD 2016 sekitar Rp 20 miliar untuk pembangunan 31 titik perbaiki drainase atau gorong-gorong yang mengatur suplai air demi pencegahan banjir.

“Tahun 2016 ada 31 drainase yang akan kita perbaiki dan kita bangun setidaknya bisa bermanfaat untuk cegah banjir yang datang. Anggaran itu dibagi dua paket yakni peningkatan atau pemiliharaan,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Nuriansyah.

Diungkapkan Nuriansyah, peningkatan dan pemeliharaan drainase yang ada diwilayah Kota Bengkulu akan dilaksanakan di 31 titik lokasi. Meliputi seperti diwilayah, Timur Indah, Hibrida Sidomulyo, Tengah Padang, Lingkar Barat, Surabaya Permai, Panorama, Penurunan dan wilayah lainnya (lihat grafis).

“Dari 31 titik drainase yang akan kita bangun itu. Semua tempat yang dikenal sebagai tempat yang terjadi rawan banjir, yang butuh perbaikan segera (drainase, red). Makanya tahun 2016 pembangunannya dibandingkan tahun lalu cukup banyak,” tuturnya.

Sambung Nuriansyah, untuk pengerjaan pelaksanaan proyek perbaikan atau pembangunan drainase akan mulai dilaksanakan sekitar bulan Maret mendatang. Sebab awal tahun 2016 nanti masih menunggu proses tender, dan sekaligus menyiapkan proses perencanaannya untuk dilapangan.

“Kalau perkiraannya sekitar bulan Maret atau April proyek itu bisa dikerjakan. Sekarang kita juga masih menunggu teknis keseluruhannya dulu. Agar pembangunannya matang secara menyeluruh,” ungkapnya.

Terkait ada beberapa lokasi kelurahan yang belum masuk usulan perbaikan drainase, Menurut Nuriansyah, pihaknya saat ini masih sedang mengkaji dan menyusun konsep keseluruhannya. Yang nantinya usulan perbaikan tersebut akan dimasukkan dalam APBD-Perubahan mendatang.

” Jadi warga silakan laporan tertulis, yang jelas nantinya kita akan masukkan dalam usulan APBD perubahan atau APBD 2017 mendatang, dan kita juga akan berkoordinasi dengan Dinas PU provinsi, kawasan mana saja yang kedepan akan butuh perbaikan drainase selanjutnya,” terangnya(dex)