Baksir membawakan tembang sebagai bentuk permohonan maaf atas tindakannya menikahi siswi SD

Baksir membawakan tembang sebagai bentuk permohonan maaf atas tindakannya menikahi siswi SD

Bengkulu Tengah, kupasbengkulu.com – Suasana haru terjadi dalam prosesi perceraian antara seorang duda bernama Baksir dengan siswi SD di Desa Padang Tambak, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah, Selasa (12/1/2016).

Usai menggelar perceraian, Baksir yang merupakan seniman dan pernah mengharumkan nama Bengkulu Tengah ini mengambil gitar dan bernyanyi dengan lagu berjudul “Malang Nasib Orang Miskin”.

Inti lirik lagu yang dibawanya itu merupakan bentuk harapan dirinya agar diberikan maaf oleh mantan isterinya, orang tua, dan warga sekitarnya.

“Saya merasa bersalah pada semuanya dan lagu ini bentuk permohonan maaf saya,” kata Baksir sambil menitikkan air mata.

Ia mengisahkan orang tua mantan istri yang dinikahinya itu adalah sahabatnya, mereka memiliki kelompok musik jalanan. Dari kelompok musik itulah mereka mendapatkan penghasilan dan dibagi.

Selanjutnya, uang yang dipinjam oleh temannya itu juga merupakan hasil mengamennya.

Ia berjanji tak akan melakukan tindakan tersebut, ia juga mengaku kesal atas tindakan yang telah ia tempuh dengan menikahi anak sahabatnya yang masih berstatus siswi SD hanya karena soal utang-piutang.

Sebelumnya diberitakan Baksir menikahi seorang siswi SD anak sahabatnya yang terikat persoalan utang-piutang. Karena tak bisa membayar utang, Baksir meminta anak sahabatnya itu ia nikahi sebagai jaminan.(adk)