Kaur, kupasbengkulu.com – Warga Desa Sinar Pagi Kecamatan Kaur Selatan, Kabupaten Kaur Hermawansyah mengungkapkan, jika sejak dipasangnya pipa air oleh UPTD PAM dibawah naungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kaur, tahun 2012 lalu di wilayah komplek perkantoran Padang Kempas, hanya tiga bulan pertama saja daerah tersebut dialiri air, selebihnya hingga 2015 ini air PAM tersebut mati dan tidak ada air lagi. Padahal didaerah lain air dari PAM ini mengalir terus.

”Sejak dipasangnya 2012 yang lalu air PAM ini hanya hidup dan mengalir selama tiga bulan, setelah itu mati dan tidak ada airnya lagi hingga sekarang. Padahal ditempat lain itu selalu hidup airnya, dan jarang sekali mati,” kata Hermawan.

Menurut Hermawan, kinerja pihak pengelola yakni UPTD PAM perlu ditingkatkan, karena masyarakat terutama warga yang menggunakan air dari PAM ini sangat membutuhkan pelayanan maksimal. Selain itu, kata dia, saat ini sebanyak kurang lebih 50 Kepala Keluarga (KK) termasuk rumah dinas di daerah Padang Kempas tersebut, sangat membutuhkan air PAM.

”Kami sangat mengharapkan sekali perhatian dari pihak PAM ini, karena beberapa kali kami menyampaikan keluhan selalu ditanggapi dengan serius dan berbagai alasan, tapi buktinya tidak ada realisasi yang meringankan kami sebagai pelanggan,” tutup Hermawan.(mty)