Kabid Tanggap Darurat dan logistik BPBD, Aryesi Maryana saat meninjau lokasi kebakaran

Kabid Tanggap Darurat dan logistik BPBD, Aryesi Maryana saat meninjau lokasi kebakaran

Kepahiang, kupasbengkulu.com – Sebuah rumah semi permanen milik Zainal Arifin warga Desa Meranti Jaya, Kamis (23/4/2015) ludes terbakar. Meski tidak mengakibatkan korban jiwa, kerugian material diprediksi mencapai Rp 700 juta.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepahiang, Burlian, melalui Kabid Penanggulangan Bencana Kebakaran (PBK), Mukthar Yatib dan Kabid Tanggap Darurat dan Logistik, Aryesi Maryana menerangkan, bahwa kebakaran yang menimpa rumah petani di wilayah Kecamatan Ujan Mas diperkirakan sekitar pukul02.13 WIB. Proses pemadam api yang melibatkan 3 armada, dimulai pada pukul 2.30 WIB.

“Api berhasil dijinakkan sekitar pukul 03.32 WIB. Laporan kami terima dari masyarakat setelah kebakaran berlangsung setengah jam,” sampai Yatib.

Lantaran api sudah merayap ke setiap titik bangunan rumah yang berukuran 8 x 15 Meter, upaya keras PBK BPBD tetap saja tidak berhasil menyelamatkan harta benda yang diantaranya berupa 2 unit sepeda motor jenis Honda Revo dan Beat, serta beberapa karung kopi. Singkatnya, tidak satupun harta benda yang berhasil diselamatkan.

“Dari kita PBK sudah berupaya keras memadamkan api. Tapi, api sudah merayap kemana – mana dan 3 unit armada kita tidak dapat dikerahkan sekaligus. Pasalnya, jalan menuju ke lokasi cukup sempit atau harus antrian,” jelas Yatib.

Penyebab kebakaran ini sendiri, diperkirakan oleh masyarakat berasal dari api lilin yang dihidupkan oleh anak-anak dari pemilik rumah.

“Informasi yang kami dapat dari masyarakat. Penyebab kebakaran diperkirakan dari api lilin yang terdapat disalah satu ruangan. Saat peristiwa itu terjadi, pemilik rumah pak zainal bersama isterinya tengah berada di perkebunan,” demikian Yatib.(slo)